KCIC Tegaskan Tak Ada Kompromi untuk Pencurian Kabel Prasarana Whoosh
PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) menegaskan proses hukum terhadap pelaku pencurian kabel prasarana Whoosh diperlukan untuk memberikan efek jera.
Bright gas. /Bisnis Indonesia-Rachman
Harianjogja.com, JOGJA—Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah (RJBT) wilayah operasi Jateng dan DIY meluncurkan inovasi layanan Bright Gas Express yang memungkinkan masyarakat memesan LPG Bright Gas 12 kg secara resmi dan cepat hanya melalui WhatsApp.
Layanan ini dihadirkan sebagai solusi mengatasi kesulitan konsumen memperoleh Bright Gas, sekaligus menekan peredaran elpiji tidak resmi di Yogyakarta. Area Manager Communication, Relations, & CSR Pertamina Patra Niaga JBT, Taufiq Kurniawan, menyebut sejak diluncurkan September 2025, layanan ini direspons positif karena pesanan dapat diantar ke rumah dalam waktu kurang dari tiga jam, menjamin keaslian produk.
"Layanan ini kami siapkan agar masyarakat tidak lagi kesulitan mendapatkan Bright Gas yang pasti keasliannya," ujar Area Manager Communication, Relations, & CSR Pertamina Patra Niaga JBT Taufiq Kurniawan dalam keterangan tertulis di Yogyakarta, Selasa (18/11/2025).
Menurut Taufuq, inovasi tersebut dihadirkan sebagai solusi berbagai keluhan konsumen yang selama ini kesulitan memperoleh Bright Gas, termasuk untuk menekan peredaran elpiji tidak resmi (oplosan) di wilayah Yogyakarta.
Sejak diluncurkan pada September 2025, menurut dia, layanan itu mendapat respons positif dari masyarakat karena dinilai praktis dan membantu mengatasi kesulitan memperoleh Bright Gas di pasaran.
Melalui program Bright Gas Express, konsumen cukup menghubungi chatbot WhatsApp di nomor +62 852-1001-0135, mengisi data singkat, dan pesanan akan diproses serta diantar ke rumah dalam waktu kurang dari tiga jam. "Semua proses cukup melalui WA, mudah dan praktis," kata Taufiq.
Salah satu pengguna, Rina Wulandari, 34, ibu rumah tangga asal Umbulharjo, Kota Jogja menyampaikan apresiasinya atas kemudahan layanan Bright Gas Express.
"Biasanya saya harus keliling cari Bright Gas, sekarang tinggal chat saja, enggak sampai tiga jam tabung sudah datang," ujar dia.
Kesan serupa disampaikan Dika Prasetyo, 29, pegawai swasta asal Sleman, yang merasa lebih tenang karena pembelian dilakukan melalui jalur resmi Pertamina. "Yang paling penting bagi saya itu aman dan resmi. Pakainya juga jadi tenang karena langsung dari Pertamina," kata Dika.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) menegaskan proses hukum terhadap pelaku pencurian kabel prasarana Whoosh diperlukan untuk memberikan efek jera.
BGN menemukan yayasan meminta setoran per ompreng kepada mitra MBG. Sudaryono menyebut praktik tersebut bermula dari kepemimpinan sebelumnya.
Kulonprogo mengintegrasikan data pernikahan dan adminduk melalui Kado Nikah serta Bela Akta Pro untuk mempercepat layanan dokumen warga.
Tiga pos Damkar Sleman sudah berdiri, tetapi Pos Damkar Prambanan belum beroperasi karena terkendala SDM dan sarana prasarana.
Veda Ega Pratama menempati posisi kedelapan sesi latihan Moto3 Jepang di Sirkuit Motegi dengan catatan waktu 1 menit 55,597 detik.
Kejagung mengungkap dugaan peran Budi Utomo dalam pengadaan motor listrik MBG. Dari rencana 21.000 unit, hanya 2.117 unit terealisasi.