Advertisement
Harga Cabai Rawit Merah Masih Tinggi, Telur Ayam Tembus Rp33.800
Salah satu pedagang menjual cabai rawit merah di Pasar Bantul, Selasa (7/11/2023). /Harian Jogja - Lugas Subarkah)
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Harga sejumlah komoditas pangan strategis di tingkat pedagang eceran nasional masih menunjukkan tren relatif tinggi pada awal pekan. Data terbaru Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia mencatat harga cabai rawit merah berada di level Rp56.800 per kilogram.
Selain cabai rawit merah, harga telur ayam ras juga tercatat cukup tinggi, yakni Rp33.800 per kilogram berdasarkan pemantauan PIHPS Nasional yang dilansir di Jakarta, Senin (pukul 09.30 WIB).
Advertisement
Komoditas hortikultura lain yang turut menjadi perhatian adalah bawang merah yang dijual dengan harga Rp52.000 per kilogram, sementara bawang putih tercatat berada di angka Rp45.000 per kilogram di tingkat pedagang eceran nasional.
Untuk komoditas beras, PIHPS mencatat variasi harga berdasarkan kualitas. Beras kualitas bawah I berada di harga Rp14.650 per kilogram dan kualitas bawah II sebesar Rp15.100 per kilogram.
Sementara itu, beras kualitas medium I diperdagangkan dengan harga Rp16.550 per kilogram dan kualitas medium II Rp15.850 per kilogram. Untuk beras kualitas super, harga beras super I tercatat Rp17.300 per kilogram dan super II di angka Rp16.850 per kilogram.
Di kelompok cabai, harga cabai merah besar tercatat Rp36.700 per kilogram, cabai merah keriting Rp46.900 per kilogram, serta cabai rawit hijau berada di harga Rp42.900 per kilogram.
Adapun harga protein hewani juga terpantau stabil di level tertentu. Daging ayam ras dijual dengan harga Rp39.400 per kilogram. Sementara itu, harga daging sapi kualitas I mencapai Rp135.250 per kilogram dan daging sapi kualitas II berada di angka Rp126.100 per kilogram.
Untuk komoditas gula, harga gula pasir kualitas premium tercatat Rp21.100 per kilogram, sedangkan gula pasir lokal dijual dengan harga Rp19.300 per kilogram.
Sementara pada kelompok minyak goreng, PIHPS mencatat harga minyak goreng curah berada di level Rp20.700 per liter. Minyak goreng kemasan bermerek I dijual seharga Rp23.650 per liter, sedangkan minyak goreng kemasan bermerek II tercatat Rp21.550 per liter, melengkapi daftar harga pangan strategis nasional yang dipantau Bank Indonesia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Puncak Arus Balik Lebaran 2026, Daop 6 Jogja Padat 66 Ribu Penumpang
- Tak Perlu Buru-buru, Batas Lapor SPT Pajak Tiba-tiba Mundur
- KAI Prediksi Puncak Arus Balik Kereta Api Mulai Terjadi Minggu Ini
- Komisaris Tinjau Kesiapan PLN di Masjid Raya Baiturrahman Semarang
- Puncak Arus Mudik, Kementerian ESDM dan PLN Cek Operasional SPKLU
Advertisement
Malioboro Membeludak, Wisatawan Dialihkan ke Kotagede dan Kotabaru
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
- Krisis Energi, Purbaya: APBN Belum Diubah, Masih Aman
- Tak Perlu Buru-buru, Batas Lapor SPT Pajak Tiba-tiba Mundur
- Puncak Arus Balik Lebaran 2026, Daop 6 Jogja Padat 66 Ribu Penumpang
- Lonjakan Arus Balik, InJourney Airports Siapkan Ribuan Extra Flight
- Harga Emas Pegadaian Naik Hari Ini 26 Maret, UBS Tembus Rp2,86 Juta
- Harga Emas Antam Hari Ini Stagnan, Nilai Buyback Justru Merosot
- Okupansi Hotel di DIY Turun, Wisatawan Pilih Solo dan Magelang
Advertisement
Advertisement







