Advertisement
Satgas Saber Awasi Harga Daging Sapi Jelang Ramadhan 2026
Ilustrasi daging / Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Menjelang meningkatnya kebutuhan pangan masyarakat pada Ramadhan dan Idulfitri 2026, Satuan Tugas (Satgas) Sapu Bersih (Saber) Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan memperketat pengawasan harga daging sapi di tingkat Rumah Potong Hewan (RPH) guna mencegah lonjakan harga yang merugikan konsumen.
Komitmen menjaga stabilitas harga tersebut diwujudkan melalui inspeksi mendadak ke sejumlah RPH, salah satunya RPH Intisari 4 di Tangerang Selatan, menyusul adanya informasi rencana kenaikan harga daging sapi dalam bentuk karkas.
Advertisement
Deputi Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas), I Gusti Ketut Astawa, menjelaskan bahwa peninjauan dilakukan setelah Satgas Saber Pelanggaran Pangan menerima laporan terkait rencana kenaikan harga sebesar Rp1.000 per kilogram.
“Kami mengunjungi RPH Intisari 4 setelah menerima informasi terkait adanya rencana RPH ini menaikkan harga sebesar Rp1.000 per kilogram dengan alasan rekondisi sapi dan faktor lainnya. Namun setelah kami telusuri bersama, ternyata di tingkat feedloter tidak terjadi kenaikan harga,” kata Ketut dalam keterangannya di Jakarta, Selasa.
BACA JUGA
Ia menuturkan bahwa informasi rencana kenaikan harga daging sapi karkas tersebut perlu ditelusuri secara menyeluruh. Pasalnya, pemerintah bersama para pelaku usaha sebelumnya telah menyepakati bahwa tidak akan ada kenaikan harga sapi atau kerbau bakalan di tingkat feedloter menjelang Ramadhan dan Idulfitri.
“Tidak boleh menaikkan harga. Ini sebagaimana arahan Bapak Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional agar masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dengan nyaman,” jelas Ketut.
Ketut menegaskan pemerintah bergerak cepat untuk mencegah potensi lonjakan harga daging sapi menjelang Ramadhan dan Idulfitri 2026. Menurutnya, pasokan daging sapi dan kerbau secara nasional hingga saat ini masih berada dalam kondisi mencukupi.
Ia menyebutkan stabilisasi harga daging ruminansia perlu terus dijaga agar tidak terjadi fluktuasi yang berdampak pada daya beli masyarakat. Berdasarkan Proyeksi Neraca Pangan Nasional per 6 Januari 2026, ketersediaan komoditas pangan pokok strategis dipastikan masih aman untuk tiga bulan ke depan, bertepatan dengan momentum Ramadhan dan Idulfitri.
Ketersediaan daging sapi dan kerbau secara nasional bahkan diproyeksikan mencukupi hingga Maret 2026. Total pasokan pada periode Januari hingga Maret 2026 mencapai 185,4 ribu ton, yang berasal dari stok awal tahun sebesar 41,6 ribu ton, produksi dan hasil pemotongan sapi serta kerbau bakalan sebanyak 125,2 ribu ton, serta impor daging beku sebesar 18,5 ribu ton.
“Sementara angka konsumsi nasional berada di 179 ribu ton,” beber Ketut.
Sementara itu, Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Dirjen PKH) Kementerian Pertanian, Agung Suganda, memastikan RPH Intisari 4 telah berkomitmen untuk mengembalikan harga daging sapi ke tingkat semula.
“Tadi sudah ditelusuri, ternyata memang akan segera dilakukan pengembalian harga ke harga normal, karena memang harga di tingkat feedloter sampai dengan Lebaran nanti, maksimal di Rp55.000 per kilogram,” kata Agung.
Ia menambahkan bahwa harga sapi di tingkat feedloter saat ini masih dalam kondisi normal sehingga harga di tingkat RPH juga harus dilakukan penyesuaian.
“Harga di tingkat feedloter saat ini masih normal, sehingga di RPH-nya juga harus dilakukan koreksi,” tambah Agung.
Agung berharap seluruh pedagang daging eceran di pasar tradisional turut menjaga stabilitas harga agar tetap berada pada level normal. Ia juga meminta pedagang yang tergabung dalam Asosiasi Pedagang Daging Indonesia (APDI) maupun Jaringan Pemotongan dan Pedagang Daging Indonesia (JAPPDI) menjual daging sapi sesuai harga acuan yang telah ditetapkan Kepala Badan Pangan Nasional.
“Tidak ada [alasan harga naik] karena kita sudah menghitung ketersediaan sapi kita,” tegasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Operasi Keselamatan Progo 2026, Polresta Jogja Bidik Pelanggar Lalin
Advertisement
Wisata ke Meksiko Dilarang Bawa Vape, Turis Terancam Penjara 8 Tahun
Advertisement
Berita Populer
- Harga Emas Antam Tembus Rp3 Juta per Gram, Naik Tajam Rp167 Ribu
- Harga Referensi CPO Naik Jelang Imlek dan Ramadan 2026
- Pelaporan SPT Tahunan Tembus 1,15 Juta hingga Awal Februari 2026
- Data BPS: Harga Beras Naik di Semua Level
- Meet the Investor 3 Buka Akses Modal Hingga Rp100 Miliar di Jogja
- Daop 1 Jakarta Catat 178.897 Tiket Mudik Terjual
- Jogja Deflasi Awal 2026, Harga Kebutuhan Diprediksi Naik Saat Ramadan
Advertisement
Advertisement



