Advertisement

Antrean Tukar Uang Baru BI di Kauman Jogja Diserbu Warga

Lugas Subarkah
Senin, 23 Februari 2026 - 17:17 WIB
Maya Herawati
Antrean Tukar Uang Baru BI di Kauman Jogja Diserbu Warga Sejumlah warga mengantri untuk menukarkan uang dalamprogram SERAMBI dari BI, di halaman Masjid Gede Kauman, Senin (23/2 - 2026)./ Harian Jogja/Lugas Subarkah

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA—Antusiasme masyarakat menukar uang baru untuk kebutuhan Lebaran terlihat tinggi dalam layanan Bank Indonesia (BI) di halaman Masjid Gede Kauman, Senin (Senin, 23/2/2026). Program Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri (SERAMBI) ini menyediakan ratusan paket penukaran yang langsung diserbu warga sejak pagi.

Layanan tukar uang BI tersebut digelar menggunakan mobil kas keliling yang diparkir di halaman masjid. Sejumlah warga tampak mengantre di kursi yang telah disediakan untuk menunggu giliran penukaran uang rupiah baru menjelang Idulfitri.

Advertisement

Salah satu warga penukar uang, Yuni, warga Pleret, Bantul, mengaku sengaja menukar uang sejak awal Ramadan karena pengalaman sebelumnya menunjukkan penukaran semakin sulit mendekati Lebaran.

“Biasanya harus war, entah itu website-nya down atau apa, makanya ini pas periode pertama dibuka saya langsung,” katanya.

Ia menjelaskan untuk bisa mengakses layanan tukar uang BI tersebut, masyarakat harus mendaftar lebih dahulu melalui aplikasi PINTAR pada 16 Februari lalu. Proses pendaftaran, menurutnya, tidak selalu mudah karena antrean digital sering mengalami kendala.

“Jadi kita antri dulu buat pesennya. Pokoknya antriannya itu kadang di-refresh aja balik lagi ke awal lagi. Tapi alhamdulillah bisa dapet," ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Yuni menukarkan uang sebesar Rp2,8 juta yang akan digunakan sebagai uang Tunjangan Hari Raya (THR) bagi keluarga dan anak-anak di lingkungan sekitar.

“Buat keponakan-keponakan tercinta dan anak-anak kecil di sekitar, buat kasih THR Lebaran. Kalau bisa ya tiap tahun nuker,” paparnya.

Penukar lainnya, Tari, warga Sleman, mengatakan kebutuhan uang baru biasanya dilakukan secara kolektif bersama tetangga sehingga jumlah penukaran bisa lebih efisien. “Mungkin ada tetangga juga ada yang ikut juga, bisa dibantu,” ungkapnya.

Kepala Perwakilan BI DIY, Sri Darmadi Sudibyo, menjelaskan kegiatan di Kauman merupakan hari pertama pelaksanaan program SERAMBI 2026 di wilayah DIY dengan kuota 300 paket penukaran.

“Kami di Kauman ada 300 paket. Jadi pada saat ini kita sudah melihat beberapa masyarakat yang telah menggunakan aplikasi PINTAR dalam melakukan penukaran,” katanya.

Ia menambahkan masyarakat masih dapat memanfaatkan layanan tukar uang BI selama periode SERAMBI 2026 pada 23 Februari hingga 12 Maret 2026 di berbagai lokasi strategis. Lokasi tersebut meliputi rumah ibadah atau masjid, kantor bank umum, serta titik penukaran terpadu di Halaman Pendopo Graha Wanabhaktiyasa.

Adapun batas maksimal penukaran uang rupiah per orang mencapai Rp5,3 juta dengan rincian pecahan sebagai berikut:

  • Rp50.000 sebanyak 50 lembar
  • Rp20.000 sebanyak 50 lembar
  • Rp10.000 sebanyak 100 lembar
  • Rp5.000 sebanyak 100 lembar
  • Rp2.000 sebanyak 100 lembar
  • Rp1.000 sebanyak 100 lembar

Program tukar uang BI melalui SERAMBI ini menjadi salah satu upaya menjaga ketersediaan uang layak edar sekaligus memudahkan masyarakat memperoleh pecahan baru menjelang Lebaran 2026.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Dua Remaja Terluka, Bupati Bantul Serukan Setop Main Petasan

Dua Remaja Terluka, Bupati Bantul Serukan Setop Main Petasan

Bantul
| Senin, 23 Februari 2026, 18:27 WIB

Advertisement

WISATA RAMADAN: Jejak Dakwah di Kampung Maksiat Samarinda

WISATA RAMADAN: Jejak Dakwah di Kampung Maksiat Samarinda

Wisata
| Senin, 23 Februari 2026, 15:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement