Advertisement

Konflik AS-Israel vs Iran Berpotensi Tekan Pariwisata DIY

Anisatul Umah
Jum'at, 06 Maret 2026 - 10:07 WIB
Abdul Hamied Razak
Konflik AS-Israel vs Iran Berpotensi Tekan Pariwisata DIY Tugu Jogja. - Harian Jogja

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA— Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) DIY menyebut eskalasi konflik di Timur Tengah antara Amerika Serikat dan Israel melawan Iran belum berdampak langsung terhadap aktivitas pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta. Meski begitu, sektor pariwisata diperkirakan tetap akan merasakan efeknya dalam waktu mendatang.

Ketua GIPI DIY, Bobby Ardianto, mengatakan dampak awal yang paling mungkin terjadi adalah kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Menurutnya, pengaruh tersebut dapat dilihat dari kondisi kunjungan wisata pada momen libur Lebaran tahun ini.

Advertisement

"Kalau turun, berarti itu indikator dampak itu sudah mulai terasa di situ," ujarnya, Jumat (6/3/2026).

Ia menjelaskan, kenaikan harga BBM berpotensi meningkatkan biaya distribusi barang yang pada akhirnya memicu kenaikan harga bahan pokok dan inflasi. Kondisi tersebut dapat memengaruhi keputusan masyarakat dalam mengatur pengeluaran, termasuk kemungkinan menunda rencana liburan.

Bobby menilai dalam situasi seperti ini masyarakat cenderung memprioritaskan kebutuhan utama dibandingkan kebutuhan sekunder seperti wisata.

"Sehingga kebutuhan-kebutuhan yang tidak prioritas pasti jadi kebutuhan sekunder gitu kan pasti," jelasnya.

Ia menambahkan, pelaku usaha yang menangani wisatawan mancanegara (wisman) juga berpotensi terdampak. Pasalnya, sebagian besar wisatawan dari Eropa menuju Indonesia biasanya transit di bandara hub di Timur Tengah, seperti di Dubai dan Abu Dhabi.

Jika terjadi penutupan bandara di kawasan tersebut, perjalanan wisatawan menuju Indonesia akan menjadi lebih sulit. Alternatif transit memang masih tersedia melalui Singapura menuju DIY atau Jakarta, tetapi sebagian besar penerbangan internasional masih memanfaatkan hub di Timur Tengah.

Selain itu, sektor perjalanan ibadah seperti haji, umrah, hingga wisata religi ke wilayah Timur Tengah juga berpotensi terdampak.

"Diharapkan agar perang ini tidak berlangsung lama dan tidak merusak infrastruktur bandara," tuturnya.

Bobby menambahkan kondisi ekonomi di negara asal wisatawan juga bisa memengaruhi jumlah kunjungan ke DIY. Bahkan, beberapa negara berpotensi menerapkan pembatasan perjalanan demi alasan keamanan.

Meski demikian, ia melihat masih ada peluang yang bisa dimanfaatkan. Warga negara dari kawasan yang terdampak konflik bisa saja memilih Indonesia sebagai tempat tinggal sementara karena dinilai relatif aman.

"Dia bisa tinggal di Indonesia misalnya gitu dalam kurun waktu tertentu untuk safety. Itu masih sangat-sangat terbuka," jelasnya.

Ia pun mendorong Pemerintah Daerah DIY segera menggelar rapat koordinasi untuk mengantisipasi dampak konflik tersebut sejak dini.

"Kalau preventif itu jauh lebih baik sebenarnya," lanjutnya.

Sebagai langkah mitigasi, GIPI DIY juga mendorong penguatan pasar wisata domestik serta wisatawan mancanegara dari negara yang memiliki penerbangan langsung ke Indonesia, seperti Malaysia, Singapura, Thailand, Vietnam, hingga India yang ekonominya dinilai sedang tumbuh positif.

Bobby menambahkan pada 30 Maret–2 April 2026, GIPI DIY bersama Pemda DIY akan memfasilitasi kegiatan famtrip yang diikuti sembilan influencer dari Bangkok dan satu perwakilan AirAsia Bangkok.

"Ini sebagai langkah awal rencana AirAsia Bangkok yang akan buka direct flight ke YIA," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terkait

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Angin Kencang Robohkan Pohon, Rumah Mbah Karto di Kulonprogo Hancur

Angin Kencang Robohkan Pohon, Rumah Mbah Karto di Kulonprogo Hancur

Kulonprogo
| Jum'at, 06 Maret 2026, 11:17 WIB

Advertisement

Catat! Ini Daftar Hari Libur dan Hari Besar April 2026

Catat! Ini Daftar Hari Libur dan Hari Besar April 2026

Wisata
| Kamis, 05 Maret 2026, 22:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement