Advertisement

Jaga Stabilitas, Bank Mandiri Semarang Siapkan Tunai Rp4,18 Triliun

Media Digital
Senin, 16 Maret 2026 - 21:32 WIB
Sunartono
Jaga Stabilitas, Bank Mandiri Semarang Siapkan Tunai Rp4,18 Triliun Bank Mandiri Region VII Semarang siapkan uang tunai Rp4,18 triliun sambut Lebaran 2026. Alokasi naik 17,9% guna dukung arus mudik dan ekonomi rakyat. - Istimewa.

Advertisement

Harianjogja.com, SEMARANG—Bank Mandiri Region VII/Jawa 2 Wilayah Semarang memperkuat kesiapan likuiditas dengan menyiapkan uang tunai sebesar Rp4,18 triliun untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadan dan Idulfitri 1447 H.

Langkah strategis ini mencakup pengalokasian dana sebesar Rp2,79 triliun khusus untuk pengisian mesin ATM dan CRM pada periode 6 hingga 25 Maret 2026, guna memastikan kelancaran transaksi di tengah meningkatnya mobilitas arus mudik.

Advertisement

Penyediaan likuiditas di wilayah Jawa Tengah dan DIY ini mencatatkan kenaikan signifikan sebesar 17,92 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Secara nasional, Bank Mandiri juga menyiapkan dana jumbo sebesar Rp44 triliun sebagai bentuk dukungan terhadap konsumsi domestik dan perputaran ekonomi kerakyatan yang diproyeksikan melonjak seiring pembayaran THR serta kebutuhan belanja hari raya.

“Penyediaan uang tunai ini merupakan wujud komitmen Bank Mandiri dalam menghadirkan sinergi yang terintegrasi di seluruh jaringan layanan kami, sehingga kebutuhan transaksi masyarakat selama Ramadan dan Idul Fitri dapat terpenuhi secara optimal,” ujar Regional CEO Bank Mandiri Region VII, Iwan Tri Imawan, dalam keterangan resminya, Senin (16/3/2026).

Selain kesiapan uang tunai, Bank Mandiri juga mengantisipasi lonjakan transaksi digital dengan menyiapkan likuiditas Rp18 triliun pada Rekening Settlement Dana (RSD) BI-Fast. Langkah ini diambil untuk menjaga stabilitas sistem pembayaran antarbank pada periode puncak Lebaran, yakni 18 hingga 25 Maret 2026, di mana rata-rata transaksi harian diprediksi mencapai Rp2,5 triliun.

Nasabah di wilayah Semarang dan sekitarnya didukung oleh infrastruktur yang masif dengan operasional 1.202 unit ATM/CRM serta 32.164 mesin EDC. Di tingkat nasional, bank berkode emiten BMRI ini memastikan 12.900 unit ATM dan 322.000 mesin EDC beroperasi optimal selama masa libur panjang untuk melayani kebutuhan finansial nasabah tanpa kendala teknis.

Penguatan ekosistem digital melalui aplikasi Livin’ by Mandiri menjadi andalan utama bagi 37,9 juta pengguna untuk mempermudah transaksi harian. Selain fitur pembayaran QRIS dan transfer, nasabah dapat memanfaatkan fitur Sukha untuk memesan tiket perjalanan dan tempat wisata, serta melakukan top up saldo e-money secara instan untuk kelancaran perjalanan di ruas jalan tol.

“Dengan fitur top up Mandiri e-money pada Livin’ by Mandiri, nasabah yang melakukan perjalanan lewat tol akan sangat dimudahkan karena top up dapat dilakukan di mana saja dan kapan saja,” tambah Iwan mengingatkan kemudahan akses bagi para pemudik.

Guna mendukung kelancaran mobilitas, Bank Mandiri juga menyediakan stok hingga 1,1 juta kartu e-money di berbagai kanal penjualan resmi. Dengan kesiapan tim monitoring IT yang bersiaga 24 jam, Bank Mandiri optimis dapat menjaga stabilitas layanan perbankan sekaligus menjalankan perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional pada momentum Idulfitri 1447 Hijriah ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terkait

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Pemkab Bantul Siapkan Pengamanan Libur Lebaran

Pemkab Bantul Siapkan Pengamanan Libur Lebaran

Bantul
| Senin, 16 Maret 2026, 22:37 WIB

Advertisement

Batagor Yunus Bandung Jadi Buruan Pemudik Saat Lebaran

Batagor Yunus Bandung Jadi Buruan Pemudik Saat Lebaran

Wisata
| Minggu, 15 Maret 2026, 20:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement