Anak Jarang Bergerak, Dokter Ungkap Bahaya Gaya Hidup Sedentari
Dokter mengingatkan gaya hidup sedentari pada anak dapat meningkatkan risiko obesitas, diabetes, dan hipertensi. Simak aktivitas fisik yang dianjurkan.
Michael Bambang Hartono, salah satu pemilik Djarum Group, berfoto setelah wawancara di Jakarta pada Selasa (21/8/2018).-JIBI/Bisnis Indonesia
Harianjogja.com, JAKARTA — Pengusaha sekaligus pemilik Grup Djarum Michael Bambang Hartono meninggal dunia pada Kamis (19/3/2026) siang.
Kabar tersebut dibenarkan oleh Corporate Communication Senior Manager Grup Djarum Budi Darmawan. "Keluarga besar PT Djarum berduka cita atas wafatnya Pak Michael Bambang Hartono, Kamis 19 Maret 2026 pukul 13.15 waktu Singapura," ucap Budi kepada Jaringan Informasi Bisnis Indonesia (JIBI).
Michael Hartono merupakan konglomerat Indonesia yang secara konsisten masih dalam daftar 5 orang terkaya di Tanah Air. Michael dan saudaranya, Robert Budi Hartono merupakan pemilik Djarum, sebuah perusahaan rokok ternama di Indonesia yang diwarisi dari ayahnya, Oei Wie Gwan.
Kedua bersaudara itu merupakan pemegang saham terbesar salah satu bank swasta terbesar di Indonesia, PT Bank Central Asia Tbk (BCA). Dia juga memiliki perkebunan kelapa sawit di Kalimantan Barat dengan luas sekitar 65.000 hektare.
Kekayaan Michael Bambang Hartono dan Robert Budi Hartono dimulai dari perusahaan rokok yang dibangun oleh ayahnya, Oei Wie Gwan. Oei Wie Gwan mendirikan perusahaan rokok Djarum pada 21 April 1951 di Kudus, Jawa Tengah.
Setelah kebakaran besar dan Djarum ditinggal pemiliknya pada 1963, perusahaan tersebut kemudian mewariskan perusahaan tersebut kepada kedua anaknya, Hartono Bersaudara. Michael Bambang Hartono lahir di Kudus, Jawa Tengah, pada 2 Oktober 1939. Besar di kota tempat ayahnya membesarkan usaha rokok, dia menempuh pendidikan di Universitas Diponegoro, Semarang pada 1959. Sementara itu, adiknya, Robert Budi Hartono, lahir di Semarang, Jawa Tengah, pada 28 April 1940. Robert menempuh pendidikan di tempat yang sama dengan kakaknya, di Universitas Diponegoro Semarang, dan mengambil jurusan Teknik Elektro.
Namun, keduanya tidak menyelesaikan studinya dan memilih untuk fokus membantu ayahnya di Djarum setelah ayahnya meninggal dunia, yang ternyata membawa mereka menjadi salah satu orang terkaya di Indonesia. Menjadi salah satu perusahaan produsen rokok terbesar di Indonesia, perusahaan ini telah tumbuh pesat di bawah kepemimpinan Hartono bersaudara.
Namun, Hartono bersaudara, R. Budi dan Michael memperoleh sebagian besar kekayaan mereka dari investasi di Bank Central Asia. Bank ini merupakan bank swasta terbesar di Indonesia. Kepentingan mereka kini beragam, termasuk elektronik, properti, dan agribisnis. Kepemilikan keluarga ini juga meliputi merek elektronik populer Polytron dan real estat utama di Jakarta.
Bisnis keluarga Hartono juga telah memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dokter mengingatkan gaya hidup sedentari pada anak dapat meningkatkan risiko obesitas, diabetes, dan hipertensi. Simak aktivitas fisik yang dianjurkan.
Tekanan angin ban yang terlalu rendah atau terlalu tinggi dapat membuat mobil boros BBM dan meningkatkan risiko kecelakaan. Simak tekanan ban ideal dan manfaat
Mitchell Baker dan Wing Naing Tun sama-sama 4 gol di puncak top skor Piala AFF 2026. Paulo Josue, Than Paing, dan Nguyen Dinh Bac menyusul dengan 3 gol.
Nokia 1100 masih menjadi ponsel terlaris sepanjang sejarah dengan penjualan 250 juta unit. Simak daftar 20 ponsel paling laris di dunia versi Visual Capitalist.
Pembangunan Tol Jogja-Solo mencapai 98%. Jasa Marga menambah akses exit Tol Purwomartani menuju Bokoharjo yang ditargetkan fungsional saat Lebaran 2027.
CDC menyelidiki wabah salmonella terkait cabai jalapeno yang menyebabkan 345 orang sakit di 27 negara bagian AS dan 36 dirawat di rumah sakit.