Data Desil Kemiskinan DIY Bisa Diubah, Ini Penjelasannya
Sekda DIY Ni Made Dwipanti menyebut data desil kemiskinan masih bisa disesuaikan melalui verifikasi dengan kondisi riil masyarakat.
Penumpang saat akan naik KRL Jogja Solo di Stasiun Lempuyangan./ Harian Jogja - Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, JOGJA—Pergerakan penumpang Commuter Line di wilayah Jogja selama masa Angkutan Lebaran 2026 melonjak signifikan, dengan total mencapai 789.400 pengguna hingga 26 Maret 2026 pukul 14.00 WIB.
Angka tersebut terdiri dari 689.438 penumpang Commuter Line Jogja–Palur dan 99.962 penumpang Commuter Line Prameks, dengan rata-rata harian sekitar 60.700 penumpang.
VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, menyebut lonjakan terbesar terjadi di stasiun-stasiun utama yang menjadi simpul mobilitas masyarakat.
Stasiun Jogja menjadi titik terpadat dengan 214.809 penumpang. Disusul Stasiun Lempuyangan sebanyak 82.996 penumpang, Stasiun Solo Balapan 78.006 penumpang, Stasiun Purwosari 59.678 penumpang, dan Stasiun Solo Jebres 45.166 penumpang.
Puncak arus terjadi pada Senin, 23 Maret 2026 atau Lebaran hari ketiga, dengan total 98.166 penumpang. Rinciannya, 85.582 penumpang berasal dari layanan Jogja–Palur dan 12.584 penumpang dari Prameks.
“Angka tertinggi ini didominasi oleh pengguna musiman, yang menggunakan Commuter Line untuk kebutuhan berlibur ke tempat wisata dan bersilaturahmi dengan sanak saudara,” ujarnya, Kamis (26/3/2026).
Untuk mengakomodasi lonjakan tersebut, KAI Commuter mengoperasikan 31 perjalanan harian untuk rute Jogja–Palur. Pada tanggal tertentu, seperti 22 dan 24 Maret 2026, jumlah perjalanan ditambah menjadi 34 perjalanan.
Sementara itu, Commuter Line Prameks melayani 10 perjalanan setiap harinya selama masa Lebaran.
Meski tren penumpang mulai menurun pasca puncak Lebaran, pergerakan pengguna diperkirakan masih terjadi karena masa libur, terutama bagi pelajar, belum sepenuhnya berakhir.
Hingga 26 Maret 2026 pukul 14.00 WIB, jumlah penumpang tercatat 44.028 orang. Terdiri dari 38.806 pengguna Jogja–Palur dan 5.222 pengguna Prameks. Angka ini diprediksi masih akan bertambah hingga perjalanan terakhir.
Karina menyebut jumlah tersebut lebih rendah dibandingkan periode Lebaran, seperti pada 21 Maret 2026 yang mencapai 47.598 penumpang.
KAI Commuter juga mengingatkan penumpang untuk merencanakan perjalanan dengan baik, termasuk melakukan pemesanan tiket lebih awal guna menghindari kepadatan.
Untuk layanan Prameks, tiket dapat dipesan melalui aplikasi Access by KAI sejak tujuh hari sebelum keberangkatan, melalui loket stasiun dengan sistem Go Show, atau menggunakan KMT selama kuota tersedia.
Sementara itu, untuk Commuter Line Jogja–Palur, pembayaran dapat dilakukan menggunakan KMT, kartu elektronik bank, maupun fitur Go Transit.
Penumpang juga diimbau menjaga ketertiban dan kebersihan selama perjalanan, serta lebih waspada terhadap barang bawaan dan keselamatan anak saat berada di stasiun maupun di dalam kereta.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sekda DIY Ni Made Dwipanti menyebut data desil kemiskinan masih bisa disesuaikan melalui verifikasi dengan kondisi riil masyarakat.
Perpanjang SIM A dan C di Kulonprogo lebih mudah melalui SIM Keliling. Jadwal lengkap dan lokasi
Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Sleman kembali membuka layanan SIM Keliling.
Polres Gunungkidul kembali membuka layanan SIM Keliling. Berbagai inovasi layanan disiapkan guna mempermudah masyarakat di wilayah Bumi Handayani dalam menguru
Prakiraan cuaca DIY Jumat 21 Agustus 2026: udara kabur di Kulonprogo, Sleman, dan Kota Jogja. Bantul cerah, Gunungkidul berawan. Suhu 21-32°C. Cek selengk
Gempa M3,5 mengguncang Bantul dan sejumlah wilayah DIY. BMKG menyebut gempa dangkal itu dipicu aktivitas Sesar Opak.