FIFA Buka Peluang 64 Tim di Piala Dunia 2030, Indonesia Bisa Lolos?
FIFA kaji penambahan peserta Piala Dunia 2030 menjadi 64 tim. Usulan ini bisa buka peluang besar bagi Indonesia lolos ke putaran final.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Hingga April 2026, industri teknologi global dihantam badai kontradiksi. Lebih dari 4,5 juta pekerja kehilangan pekerjaan tepat saat perusahaan raksasa seperti Meta, Amazon, dan Google mengalokasikan dana hingga US$650 miliar (sekitar Rp10.500 triliun) untuk pengembangan kecerdasan buatan (AI).
Fenomena ini menunjukkan bahwa AI bukan hanya menjadi teknologi baru, melainkan penggerak utama perubahan struktural. Seusai menginvestasikan miliaran dolar pada masa depan, perusahaan-perusahaan ini secara simultan mengurangi jumlah tenaga kerja manusia di berbagai lini.
Daftar Raksasa Teknologi yang Lakukan PHK Besar-besaran
Sejumlah nama besar melakukan efisiensi agresif pada awal 2026 dengan dalih fokus pada kecerdasan buatan:
Dua Alasan Utama di Balik Pemangkasan
Para eksekutif teknologi mengemukakan dua poin krusial sebagai dasar keputusan pahit ini. Pertama adalah Produktivitas AI. Alat bantu seperti asisten pemrograman dan generator kode memungkinkan tim kecil menghasilkan output yang lebih besar.
Kedua adalah Investasi Besar-besaran. Seusai menetapkan target US$650 miliar untuk riset AI, perusahaan membutuhkan likuiditas tinggi. Pemotongan tenaga kerja dipandang sebagai cara tercepat untuk membebaskan dana guna memenangi perlombaan teknologi masa depan tersebut.
AI: Kebutuhan atau Sekadar 'Kambing Hitam'?
Meskipun perusahaan mengaitkan PHK dengan AI, sejumlah analis menilai ini hanyalah "cerita baru" untuk membenarkan efisiensi yang sudah direncanakan. AI dianggap sebagai kambing hitam modern agar perusahaan terlihat proaktif dan inovatif di mata investor, alih-alih hanya sekadar reaktif terhadap tekanan ekonomi.
Seusai tren ini berjalan, para pengamat memprediksi perampingan tenaga kerja akan terus berlanjut seiring semakin matangnya teknologi AI. Hal ini berpotensi mengubah kualifikasi tenaga kerja yang dibutuhkan di masa depan, di mana kemampuan berkolaborasi dengan mesin menjadi syarat mutlak.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
FIFA kaji penambahan peserta Piala Dunia 2030 menjadi 64 tim. Usulan ini bisa buka peluang besar bagi Indonesia lolos ke putaran final.
Idemitsu Honda Thailand Talent Cup (IHTTC) 2026 kembali digelar dan memasuki putaran kedua bersamaan dengan ajang Malaysia Superbike Championship
Gelombang panas ekstrem di Eropa tewaskan 10.650 orang dalam sepekan, 9.000 di antaranya lansia. Prancis & Belgia kategori sangat tinggi. Perubahan iklim jadi p
Piala Dunia 2026 mendongkrak popularitas pemain di media sosial. Vozinha dan Erling Haaland disebut meraih jutaan pengikut baru di Instagram berkat penampilan i
Apple menggugat OpenAI atas dugaan pencurian rahasia dagang melalui perekrutan mantan karyawan dan pengumpulan informasi internal untuk pengembangan perangkat.
Bank Jateng terus memperkuat komitmennya dalam menjaga Tata Kelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance) dalam memitigasi risiko kecurangan