Serikat Pekerja Samsung Menang, Bonus Triliunan Rupiah Jadi Sorotan
Samsung Electronics sepakati bonus hingga Rp6,4 miliar bagi pekerja chip, picu gelombang tuntutan buruh di Korea Selatan.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Hingga April 2026, industri teknologi global dihantam badai kontradiksi. Lebih dari 4,5 juta pekerja kehilangan pekerjaan tepat saat perusahaan raksasa seperti Meta, Amazon, dan Google mengalokasikan dana hingga US$650 miliar (sekitar Rp10.500 triliun) untuk pengembangan kecerdasan buatan (AI).
Fenomena ini menunjukkan bahwa AI bukan hanya menjadi teknologi baru, melainkan penggerak utama perubahan struktural. Seusai menginvestasikan miliaran dolar pada masa depan, perusahaan-perusahaan ini secara simultan mengurangi jumlah tenaga kerja manusia di berbagai lini.
Daftar Raksasa Teknologi yang Lakukan PHK Besar-besaran
Sejumlah nama besar melakukan efisiensi agresif pada awal 2026 dengan dalih fokus pada kecerdasan buatan:
Dua Alasan Utama di Balik Pemangkasan
Para eksekutif teknologi mengemukakan dua poin krusial sebagai dasar keputusan pahit ini. Pertama adalah Produktivitas AI. Alat bantu seperti asisten pemrograman dan generator kode memungkinkan tim kecil menghasilkan output yang lebih besar.
Kedua adalah Investasi Besar-besaran. Seusai menetapkan target US$650 miliar untuk riset AI, perusahaan membutuhkan likuiditas tinggi. Pemotongan tenaga kerja dipandang sebagai cara tercepat untuk membebaskan dana guna memenangi perlombaan teknologi masa depan tersebut.
AI: Kebutuhan atau Sekadar 'Kambing Hitam'?
Meskipun perusahaan mengaitkan PHK dengan AI, sejumlah analis menilai ini hanyalah "cerita baru" untuk membenarkan efisiensi yang sudah direncanakan. AI dianggap sebagai kambing hitam modern agar perusahaan terlihat proaktif dan inovatif di mata investor, alih-alih hanya sekadar reaktif terhadap tekanan ekonomi.
Seusai tren ini berjalan, para pengamat memprediksi perampingan tenaga kerja akan terus berlanjut seiring semakin matangnya teknologi AI. Hal ini berpotensi mengubah kualifikasi tenaga kerja yang dibutuhkan di masa depan, di mana kemampuan berkolaborasi dengan mesin menjadi syarat mutlak.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Samsung Electronics sepakati bonus hingga Rp6,4 miliar bagi pekerja chip, picu gelombang tuntutan buruh di Korea Selatan.
Ledakan balon udara berpetasan di Blitar saat Iduladha menewaskan satu warga dan melukai dua anak di Desa Tambakan.
Presiden Prabowo Subianto melaksanakan salat Iduladha 1447 H bersama diaspora Indonesia di Paris, Prancis, Rabu (27/5/2026).
Kemendag menurunkan 2.639 iklan bermasalah di marketplace hingga Maret 2026, termasuk Minyakita dan minuman beralkohol.
Ketua DPRD Kota Jogja Wisnu Sabdono Putro mengajak warga memaknai Iduladha 1447 H sebagai momentum keikhlasan dan kepedulian sosial.
Mobil Daihatsu Zebra terbakar di garasi rumah warga Pandak, Bantul, diduga dipicu percikan aki saat proses pengecasan kendaraan.