Nilai Tukar Petani DIY Turun, Biaya Produksi Kian Menekan
NTP DIY turun 2,89 persen pada April 2026. Kenaikan biaya produksi disebut menekan keuntungan petani.
Foto ilustrasi kapal tanker pengangkut minyak dan gas alam cair. - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Kegagalan perundingan antara Iran dan Amerika Serikat (AS) memicu kekhawatiran lonjakan harga minyak dunia. Dampaknya bukan hanya global, tetapi juga berpotensi langsung dirasakan masyarakat Indonesia melalui tekanan pada harga BBM dan kebutuhan pokok.
Harga minyak dunia langsung berbalik arah setelah perundingan antara Iran dan Amerika Serikat di Islamabad, Pakistan, berakhir tanpa kesepakatan. Pengamat Ekonomi Energi Universitas Gadjah Mada (UGM), Fahmy Radhi, menilai kondisi ini menjadi sinyal kuat kenaikan harga energi global dalam waktu dekat.
Sebelumnya, harga minyak sempat turun di bawah 90 dolar AS per barel selama proses negosiasi berlangsung. Namun kini, harga kembali melonjak menembus 100 dolar AS per barel, menandakan meningkatnya ketidakpastian geopolitik global.
Menurut Fahmy, risiko terbesar terjadi apabila konflik meluas hingga mengganggu jalur distribusi energi dunia, khususnya di Selat Hormuz—jalur vital pengiriman minyak global.
“Kalau sampai terjadi konflik di Selat Hormuz dan kapal tidak bisa melintas, harga minyak bisa melonjak hingga 200 dolar AS per barel,” ujarnya, Senin (13/4/2026).
Ia menegaskan, lonjakan tersebut akan memicu kelangkaan pasokan BBM dan berbagai produk turunannya di pasar global. Dampaknya tidak hanya pada sektor energi, tetapi juga menjalar ke berbagai kebutuhan industri dan rumah tangga.
Di Indonesia, pemerintah saat ini masih menahan kenaikan harga BBM meski harga minyak dunia meningkat. Namun, kebijakan ini berisiko membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) karena subsidi energi akan membengkak.
“Harga memang ditahan, bahkan disebutkan akan dipertahankan hingga akhir tahun. Tapi saya ragu apakah APBN mampu menahan tekanan itu terus-menerus,” kata Fahmy.
Efek domino juga diprediksi terjadi pada komoditas lain. Produk berbahan dasar minyak seperti plastik akan mengalami kenaikan harga karena bahan baku nafta ikut terdampak. Selain itu, komoditas pangan seperti kedelai juga berpotensi naik akibat pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.
“Dampaknya meluas, tidak hanya energi, tetapi juga komoditas lain yang bergantung pada impor atau turunan minyak,” jelasnya.
Kegagalan perundingan ini dikonfirmasi oleh Wakil Presiden AS, JD Vance, yang menyebut belum tercapai kesepakatan dengan Iran. Ia menegaskan bahwa salah satu perbedaan utama adalah soal komitmen Iran terkait pengembangan senjata nuklir.
“Kami membutuhkan komitmen tegas bahwa Iran tidak akan mengembangkan senjata nuklir,” ujar Vance.
Di sisi lain, Iran menilai tuntutan Amerika Serikat terlalu berlebihan sehingga menghambat proses negosiasi. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, menyatakan bahwa kesepakatan memang tidak realistis dicapai dalam satu kali pertemuan.
“Sejak awal, tidak ada yang mengharapkan kesepakatan tercapai dalam satu sesi,” katanya.
Dengan situasi geopolitik yang masih memanas, fluktuasi harga minyak diperkirakan akan terus terjadi. Bagi Indonesia, tantangan terbesarnya adalah menjaga stabilitas harga energi tanpa membebani keuangan negara secara berlebihan—terutama menjelang meningkatnya kebutuhan energi global sepanjang 2026.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
NTP DIY turun 2,89 persen pada April 2026. Kenaikan biaya produksi disebut menekan keuntungan petani.
Jadwal SIM keliling Jogja 29 Mei 2026 di Berbah. Cek lokasi, syarat lengkap, dan tips perpanjang SIM tanpa antre.
Jadwal KA Bandara YIA 29 Mei 2026 lengkap dari Jogja ke bandara dan sebaliknya. Cek jam keberangkatan terbaru di sini.
Jadwal terbaru KA Prameks Jogja–Kutoarjo saat libur Iduladha 2026. Simak penambahan perjalanan dan tips agar tidak kehabisan tiket.
Jadwal SIM keliling Bantul Mei 2026 lengkap. Cek lokasi, syarat, dan tips agar tidak kehabisan antrean.
Cuaca Jogja Jumat 29 Mei 2026 diprediksi cerah di semua wilayah. Simak rincian suhu, kelembapan, dan potensi hujan ringan.