Kasus Suap Rejang Lebong Merembet ke Bengkulu, KPK Sita Rp4 Miliar
Kasus suap Rejang Lebong berkembang ke Kota Bengkulu. KPK menemukan uang tunai Rp4 miliar saat menggeledah rumah pejabat Pemkot Bengkulu.
Salah satu pedagang sembako di Pasar Beringharjo - Harian Jogja/ Alfi Annissa Karin
Harianjogja.com, JAKARTA-Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional Bank Indonesia mencatat lonjakan harga cabai rawit merah mencapai Rp64.050 per kilogram pada Sabtu pukul 10.20 WIB di tingkat pedagang eceran. Telur ayam ras mengikuti di posisi Rp31.950 per kg, menunjukkan tekanan inflasi pangan yang masih berlangsung di pasar tradisional.
Bawang merah terpantau Rp46.100 per kg dan bawang putih Rp39.700 per kg, mencerminkan volatilitas bumbu dapur utama. Beras berbagai kualitas juga menunjukkan harga kompetitif dengan kualitas bawah I Rp14.600/kg hingga super II Rp16.900/kg nasional.
Harga Beras Lengkap (PIHPS 25/4/2026 pukul 10.20 WIB):
- Beras kualitas bawah I: Rp14.600/kg
- Beras kualitas bawah II: Rp14.550/kg
- Beras medium I: Rp16.100/kg
- Beras medium II: Rp15.950/kg
- Beras super I: Rp17.350/kg
- Beras super II: Rp16.900/kg
Cabai merah besar Rp48.750/kg, cabai merah keriting Rp46.750/kg, dan cabai rawit hijau Rp49.000/kg melengkapi dominasi cabai dalam daftar pangan termahal. Daging ayam ras segar stabil di Rp39.200/kg sementara daging sapi kualitas I tembus Rp148.150/kg.
Harga Protein dan Gula:
- Daging sapi kualitas I: Rp148.150/kg
- Daging sapi kualitas II: Rp140.100/kg
- Gula pasir premium: Rp20.250/kg
- Gula pasir lokal: Rp19.250/kg
Minyak goreng curah Rp20.500/liter, kemasan bermerek I Rp23.700/liter, dan bermerek II Rp22.750/liter menutup daftar 18 komoditas utama PIHPS. Harga pangan nasional ini menjadi indikator penting inflasi bulanan yang terus dipantau Bank Indonesia untuk kebijakan moneter stabilisasi harga.
Bagi dunia usaha, stabilitas harga adalah kunci untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif. Pengusaha dapat menghitung biaya produksi dan menentukan harga jual dengan lebih akurat, yang pada akhirnya meminimalisir risiko kerugian akibat fluktuasi bahan baku yang ekstrem.
"Stabilitas harga adalah sinyal kesehatan ekonomi yang memberikan kepercayaan bagi investor untuk menanamkan modal dan membuka lapangan kerja baru," dan melalui kendali inflasi yang efektif, pemerintah memastikan bahwa roda ekonomi berputar dengan seimbang, menjaga kesenjangan sosial tetap terkendali, dan memperkuat fondasi kemakmuran nasional.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kasus suap Rejang Lebong berkembang ke Kota Bengkulu. KPK menemukan uang tunai Rp4 miliar saat menggeledah rumah pejabat Pemkot Bengkulu.
Gets Premiere Yogyakarta menggelar Mini Wedding Showcase dengan konsep pernikahan elegan, intim, dan promo menarik bagi calon pengantin.
PHE ONWJ menyisir perairan Karawang usai dugaan kebocoran pipa gas. Hasil pemeriksaan menunjukkan fasilitas operasi tetap aman dan normal.
Koperasi Merah Putih di DIY berkembang sesuai kebutuhan warga, mulai dari distribusi pupuk hingga pemasok sembako dan UMKM.
Munja menargetkan ekspor kendaraan pemadam kebakaran mulai 2027 setelah menguasai 35% pasar domestik dan membidik pangsa pasar 70%.
DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta melantik pengurus Baguna periode 2025-2030 sekaligus menggelar simulasi penyelamatan korban bencana di Sungai Gajahwong.