Sejarah Terboyo Terkuak dari Peta Kuno Semarang Tahun 1695
Peta kuno karya MD Roy tahun 1695 mengungkap nama Terboyo telah tercatat sebelum era Bupati Suryadi Menggolo V.
Ilustrasi daging merah/Reuters
Harianjogja.com, JAKARTA- Ribuan ton dagin impor bakal membanjiri pasar Indonesia.
PT Berdikari (Persero) masih menunggu rekomendasi dari Kementerian Pertanian (Kementan) untuk bisa merealisasikan impor 10.000 ton daging sapi asal Brasil tahun ini. Impor tersebut untuk memenuhi kebutuhan daging sapi dalam negeri.
Meski demikian, Direktur Utama Berdikari Eko Taufik Wibowo mengatakan, masalah teknis verifikasi dokumen itu diyakini akan selesai pekan ini. "Memang masih ada masalah soal kesehatan dan higienitas. Jadi health protocol antara Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Brasil. Insya Allah minggu ini selesai," katanya di Jakarta, Selasa (17/9/2019).
Eko mengatakan, segera setelah rekomendasi Kementan keluar, secara otomatis sistem yang ada akan langsung mengajukan permohonan impor kepada Kementerian Perdagangan (Kemendag).
Badan Usaha Milik Negara (BUMN) peternakan itu juga secara paralel sudah melakukan proses pelelangan hingga menginformasikan harga ke distributor. Dengan demikian, daging sapi impor yang ditargetkan mulai masuk akhir Oktober bisa langsung disalurkan secara bertahap sesuai kebutuhan pasar.
"10.000 ton daging sapi ini akhir Oktober kami harapkan sudah masuk karena harus selesai sebelum Desember," katanya.
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Operasional Berdikari Oksan OM Panggabean mengatakan setelah rekomendasi Kementan keluar dan izin impor diajukan ke Kemendag, perusahaan pelat merah itu akan langsung melakukan pemesanan sekitar awal Oktober mendatang.
"Dibutuhkan waktu sekitar 50 hari untuk memproses pesanan sampai ke pelabuhan dan butuh sekitar 40 hari pengiriman dari Santos ke Tanjung Priok. Jadi daging sapi impor itu akan tiba di Jakarta sekitar minggu kedua November. Ini pertama kalinya kami mengimpor sapi dari Brasil," tuturnya.
Berdikari sendiri mendapatkan jatah kuota impor daging sapi asal Brasil sebesar 10.000 ton. Dua BUMN lainnya, yakni Perum Bulog dan PT PPI masing-masing sebesar 30.000 ton dan 10.000 ton.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : iNews.id
Peta kuno karya MD Roy tahun 1695 mengungkap nama Terboyo telah tercatat sebelum era Bupati Suryadi Menggolo V.
Pembangunan gerai dan gudang KDMP di Gunungkidul mencapai 30 titik. Namun, muncul persoalan biaya listrik, air, dan persaingan usaha warga.
Prediksi PSG vs Aston Villa di Piala Super Eropa 2026, lengkap dengan head to head, susunan pemain, dan peluang kedua tim.
Transformasi TelkomGroup Mulai Tunjukkan Hasil, InfraNexia Catat Kinerja Positif Perkuat Infrastruktur Digital Nasional
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta dugaan penistaan agama di festival musik Ancol diproses hukum.
Program beasiswa santri dan pengasuh pondok pesantren tahun 2026 yang digulirkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, membuka peluang dan harapan