Hyundai Stargazer Siap Mengaspal di Jogja
Hyundai Stargazer resmi hadir di Jogja, setelah sebelumnya diluncurkan oleh PT Hyundai Motors Indonesia (HMID)
Aktivitas meal time siswa Olifant School./Istimewa-Olifant
Harianjogja.com, JOGJA—Waktu makan (meal time) anak yang menyenangkan merupakan kegiatan sederhana dan aplikatif untuk melatih kemandirian anak.
Head of Creative and Development Program Olifant School, Mariana Hastuti mengatakan meal time acap hanya diadakan sebagai bentuk rutinitas kebutuhan jasmani bagi asupan gizi anak. Padahal meal time sebenarnya dapat digunakan untuk berbagai hal pembelajaran life skills untuk anak, salah satunya kemandirian.
Saat anak mulai belajar memegang benda dan mulai mengenal makanan pengganti air susu ibu (ASI), mereka sudah dapat diberikan kepercayaan untuk memegang sendok dan mencoba menyuapkan makanan sendiri ke mulutnya.
“Apakah mereka akan bisa menyuapkan makanannya dengan rapi? Di awal pasti berantakan, bahkan mungkin tidak ada makanan yang berhasil dia suapkan. Tetapi memberikan kesempatan pada mereka, akan menjadi dasar kemandirian,” kata Mariana, Rabu (2/9/2020).
Bagi anak yang lebih besar, pengalaman ini bisa ditingkatkan dengan mengajak anak untuk mempersiapkan makanan, mulai dari memilih menu, memasak makanan, menyiapkan peralatan makan hingga membersihkan peralatan makanannya.
Dari para ahli yang menyusun kurikulum pengajaran di Olifant Preschool, waktu makan menjadi salah satu kegiatan penting yang perlu dipikirkan unsur edukatif dan tetap menyenangkan untuk anak.
“Di masa pembelajaran jarak jauh, tentu nilai kemandirian dan berbagai nilai yang disiapkan dalam meal time harus dilakukan dari rumah, sehingga Olifant meluncurkan meal time sebagai salah satu program 24 hour School from Home ala Olifant,” katanya.
Anak-anak, kata dia, memiliki waktu khusus untuk makan bersama dengan teman-teman dan guru dalam waktu pembelajaran daringnya dengan menggunakan plate mat khusus yang dirancang dan disediakan untuk program ini.
“Anak-anak belajar menata tempat makannya hingga belajar mengenal kata sederhana baik dalam bahasa Inggris maupun bahasa Indonesia,” ucap dia.
Dari cerita pengalaman orang tua yang disampaikan melalui Hello Parents, mereka menyampaikan kegiatan sederhana ini berdampak positif bagi anak-anak. Mereka belajar dan terbiasa untuk makan di tempatnya serta menyelesaikan waktu makan hingga selesai, dan tidak sambil berjalan-jalan seperti yang umum terjadi.
Hal ini melegakan bagi orang tua yang seringkali mendapat tantangan ketika mengajak anak fokus ketika waktu makan ataupun kegiatan lainnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Hyundai Stargazer resmi hadir di Jogja, setelah sebelumnya diluncurkan oleh PT Hyundai Motors Indonesia (HMID)
TPR lama Parangtritis dibongkar di Bantul, akses wisata dialihkan sementara dan jalur utama ditata ulang untuk kelancaran lalu lintas.
Apple Shortcuts di iOS bisa digunakan untuk melacak iPhone hilang lewat foto dan lokasi otomatis sebagai lapisan keamanan tambahan.
“Restorasi Gumuk Pasir menjadi salah satu program unggulan dalam penataan kawasan wisata pantai selatan,"
Sarwendah bantah keras fitnah ikut pesugihan di Gunung Kawi. Kuasa hukum sebut itu murni syuting horor dan bidik konten video Pesulap Merah.
Konsep halal tidak cukup dipahami sebatas label pada kemasan produk. Kehalalan harus dibangun dari niat dan kesadaran pelaku usaha.