Genjot Pendapatan Desa dengan Pengoptimalan Potensi Kalurahan
Bedah buku Pilar-Pilar Pemberdayaan Masyarakat Desa di Potorono, Bantul, membahas optimalisasi potensi kalurahan melalui BUMKal, tanah kas desa, pertanian, dan
Pergelaran Busana SAMARASA di Grand Ambarrukmo./Istimewa
Harianjogja.com, JOGJA—Terbentuk dari kekhawatiran pelaku mode Kota Jogja, SAMARASA lahir sebagai dukungan terhadap sesama manusia yang sedang berjuang di tengah pandemi. Pergelaran busana yang bertempat di pool area Grand Ambarrukmo ini dilaksanakan pada Jumat, 25 September 2020. Dimulai pada pukul 15.00 WIB, SAMARASA menampilkan karya-karya terbaik dari 12 desainer berbakat di Kota Jogja.
Berkolaborasi dengan model-model profesional, busana yang ditampilkan pada pergelaran ini membawa pesan suka cita yang diaplikasikan ke dalam setiap corak dan warna terpilih. 12 desainer yang tampil mengusung konsep ready-to-wear ini adalah Shiroshima by Dian Nutri Justisia Shirokadt, Abid aLOVEn, Tari Made, Tining Arum, Soppe Mirre Marrata, Pisalin, Kanuma Fashion, The Ridzky, Janna, Endarwati, Hermansyah Afthony X CobaLiatLangit dan yang terakhir Darie Gunawan.
Selain kolaborasi dengan 12 desainer, Grand Ambarrukmo menyelenggarakan pagelaran ini dengan menggandeng LT Pro dan Blooming Bouquet. Sebagai hotel bintang 4 yang mengakomodasi MICE (Meeting, Incentive, Convention, Exhibition) Grand Ambarrukmo juga meluncurkan paket Intimate Wedding yang dibanderol harga Rp150.000 per orang.
Paket tersebut sudah termasuk makanan dan minuman, standar table decoration, sound system dan LCD screen. Berbagai pilihan menu pada paket bisa menjadi opsi yang menarik. Peluncuran paket intimate wedding ini juga disusul dengan re-opening Arcadaz, lounge bar yang terletak di lantai 5 Grand Ambarrukmo.
Arcadaz akan dibuka kembali pada 1 Oktober 2020 dengan protokol kesehatan yang sesuai dengan standar. Fasilitas tambahan seperti adanya hand-sanitizer dan kewajiban menggunakan masker serta jaga jarak minimal 1 meter adalah beberapa hal yang diberlakukan di Arcadaz saat re-opening nanti.
Pergelaran busana ini akan mendorong perajin batik atau lurik lokal terus berkreasi di tengah pandemi sehingga roda perekonomian juga kembali bergerak sedikit demi sedikit.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bedah buku Pilar-Pilar Pemberdayaan Masyarakat Desa di Potorono, Bantul, membahas optimalisasi potensi kalurahan melalui BUMKal, tanah kas desa, pertanian, dan
BNPB menghormati proses hukum KPK setelah operasi tangkap tangan di lingkungannya. Sebanyak 14 orang, termasuk Sestama BNPB, diamankan.
BYD memperkenalkan Flash Charging berdaya 1.500 kW yang diklaim mampu mengisi baterai 10-70 persen dalam lima menit.
Kemarau panjang di Gunungkidul membuat buah durian lebih sedikit rontok dan tanaman tembakau tumbuh subur. Petani berharap panen lebih maksimal.
ICRC memperingatkan eskalasi konflik Timur Tengah dapat menjadi bencana bagi puluhan juta orang dan mendesak perlindungan warga sipil.
Hashim Djojohadikusumo menyebut ekonomi abu-abu RI mencapai 30–40% ekonomi nasional dan menyoroti potensi penerimaan negara yang hilang.