Hyundai Siapkan Investasi Rp494 Triliun, Fokus AI, EV, dan Robotaksi
Hyundai Motor Group menyiapkan investasi Rp494 triliun untuk membangun ekosistem AI, kendaraan listrik, dan mobilitas masa depan di Korea Selatan.
Senior Vice President, Corporate Communication dan Investor relation Telkom, Ahmad Reza mengatakan bahwa guna mendukung program vaksinasi yang akan dilakukan pemerintah, Telkom tengah mengembangkan sistem informasi dan satu data vaksin Covid-19. /Istimewa
Harianjogja.com, JAKARTA – Rencana PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) untuk mengadopsi 5G, bisa memberikan dampak positif terhadap citra perusahaan. Selain itu juga bisa membantu Indonesia menata ekosistem 5G sehingga menjadi lebih matang.
Ketua Umum Masyarakat Telematika Indonesia (Mastel) Kristiono memperkirakan pengembangan 5G oleh Telkom akan difokuskan untuk meningkatkan layanan internet cepat.
Kecepatan internet 4G yang ada saat ini, masih belum optimal, sehingga 5G dapat membuat kecepatan internet Telkom Grup makin kebut.
Untuk diketahui seharusnya kecepatan 4G mencapai 100 Mbps, adapun saat ini rata-rata kecepatan 4G di Tanah Air hanya berkisar belasan sampai puluhan Mbps.
“Perkiraan saya use case masih seperti saat 4G yaitu peningkatan kecepatan internet, karena kecepatan internet kita masih relatif rendah walaupun bukan murni masalah teknologi,” kata Kristiono kepada Bisnis, Jumat (22/1/2021).
Kristiono juga mengatakan sebagai pemimpin pasar, adopsi 5G juga akan menguatkan posisi dan citra Telkom.
Perusahaan telekomunikasi milik negara tersebut, sambungnya, juga turut menata ekosistem 5G ke depan, sehingga ekosistem menjadi makin matang.
Sementara itu, Ketua Pusat Studi Kebijakan Industri dan Regulasi Telekomunikasi Indonesia-ITB Ian Yosef M. Edward mengatakan agar layanan yang diberikan berlaku secara nasional, Telkom perlu menjalin komunikasi dengan PT Berca Hardayaperkasa.
Berca merupakan perusahaan yang bergerak di bidang solusi digital dan layanan data. Berca memiliki sebagian frekuensi dipita 2360 MHz-2390 MHz. Layanan Berca saat ini meliputi sejumlah kawasan di Sumatera, Kalimantan, Bali, Nusa Tenggara dan Sulawesi.
Berpeluang Memiliki Frekuensi
Dengan mengakuisisi atau bekerja sama dengan Berca, Telkom berpeluang memiliki frekuensi hingga 60 MHz di sejumlah kawasan yang dikuasai Berca.
“Berca ada yang 30 MHz, di calon Ibu Kota Baru Berca, jadi nanti Telkom bisa punya 60 MHz,” kata Ian.
Untuk diketahui, berdasarkan dokumen yang diterima Bisnis, dengan mengantongi 60 MHz kecepatan unduh yang dapat dirasakan pengguna sekitar 930 -1014 Mbps dan kecepatan unggah sekitar 420 – 500 Mbps.
Adapun jika hanya menggunakan 40 MHz. kecepatan unduh dan unggah per pengguna, masing-masing sekitar 620 Mbps dan 336 Mbps.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : bisnis.com
Hyundai Motor Group menyiapkan investasi Rp494 triliun untuk membangun ekosistem AI, kendaraan listrik, dan mobilitas masa depan di Korea Selatan.
Sebanyak 20 kalurahan di Bantul menerima program budi daya ikan tematik dari KKP dengan pembangunan sedikitnya 20 kolam ikan di tiap kalurahan.
Nadeo Argawinata menegaskan Timnas Indonesia menargetkan gelar juara ASEAN Hyundai Cup 2026 untuk mengakhiri penantian 30 tahun.
Kaesang Pangarep menyatakan siap maju sebagai caleg DPR di Dapil V Jawa Tengah pada Pemilu 2029. PSI menyiapkan konsolidasi hingga tingkat RT.
Tiga kandang ayam di Kedawung, Sragen, terbakar selama 4,5 jam. Sebanyak 54.000 ekor ayam mati, satu penjaga terluka, kerugian diperkirakan ratusan juta rupiah.
Harga pangan nasional hari ini, telur ayam ras Rp29.600 per kg, bawang merah Rp42.150 per kg, dan cabai rawit merah Rp54.400 per kg.