Jogja Run D-City 2026 Diikuti Ribuan Pelari, Hasil Tiket Jadi Beasiswa
Jogja Run D-City 2026 meriahkan Jogja. Tiket peserta disalurkan untuk beasiswa, hadiah hingga Rp25 juta dan hiburan spektakuler.
PLN dukung bisnis peternakan ayam./Ist-PLN
Harianjogja.com, SALATIGA- PLN berkomitmen untuk terus mendukung perekonomian masyarakat, salah satunya melalui program electrifying agriculture yaitu pelayanan listrik untuk meningkatkan produktivitas para pelaku usaha di sektor pertanian, peternakan, perikanan maupun perkebunan.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistika, baik Kabupaten Semarang maupun Kota Salatiga salah satu bidang agriculture yang cukup tumbuh adalah sektor peternakan, khususnya peternakan ayam.
Dengan tumbuhnya sektor peternakan ini, PLN siap men-support para pelaku industri melalui eksekusi penyambungan yang cepat dengan listrik yang handal, mudah, dan terjangkau.
"PLN akan terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada para pelaku usaha terutama pengusaha peternakan ayam. Dengan handalnya jaringan listrik PLN, diharapkan dapat meningkatkan keuntungan bagi para peternak ayam," terang Manager PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Salatiga, Arif Rohmatin.
Peranan Listrik dari PLN sangat penting bagi para pelaku usaha peternakan terutama pelaku usaha peternakan ayam yang mulai beralih system close house skala kecil maupun menengah seperti yang dirasakan Amin Hambali selaku pemilik kandang ayam berkapasitas 12.000 ekor yang berlokasi di Krajan, Tengaran, Kabupaten Semarang.
Menurutnya, perubahan dari kandang open ke close, memerlukan listrik untuk menggerakan blower dimana per satu blower membutuhkan daya 1.500 VA dengan perlantai kandang minimal 2 blower.
"Dengan sistem closed house ini bisa menaikan kapasitas ayam yang awalnya hanya 7.000 ekor bisa sampai 12.000 ekor," ujar Amin.
Hal yang sama juga dirasakan oleh sumardi, pemilik ayam dengan kapasitas 5.500 ekor yang berlokasi di Kali Jali, Kabupaten Semarang.
"Kehadiran listrik sangat vital sebagai penggerak blower dan lampu yang merupakan pendukung penting sistem closed house. Dengan beralih ke close house, suhu atau temperature bisa lebih diatur baik musim hujan maupun musim panas kemudian masa panen bisa lebih cepat dengan bobot ternak yang dihasilkan lebih besar 2 ons per ekor dan yang pasti lebih ramah lingkungan karena bau yang dikeluarkan hanya satu arah tidak menyebar," imbuhnya.
Hingga saat ini, sebanyak 86 pelaku sektor peternakan di wilayah kerja PLN UP3 Salatiga telah mengikuti program Electrifying Agriculture dan telah merasakan langsung manfaatnya. (ADV)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jogja Run D-City 2026 meriahkan Jogja. Tiket peserta disalurkan untuk beasiswa, hadiah hingga Rp25 juta dan hiburan spektakuler.
China meluncurkan Shenzhou-23 dengan misi eksperimen tinggal satu tahun di stasiun antariksa Tiangong di tengah persaingan antariksa dengan AS.
Mendag Budi Santoso memastikan kewajiban DMO CPO tetap berlaku meski ekspor komoditas strategis nantinya dilakukan melalui PT DSI.
Presiden Prabowo Subianto memberikan taklimat kepada 1.000 perwira TNI-Polri di Seskoad Bandung, sekaligus meresmikan perpustakaan dan museum
BGN berkoordinasi dengan Satgas MBG Polri untuk mengusut maraknya dugaan penipuan jual beli titik SPPG program Makan Bergizi Gratis.
KPK memeriksa tiga ASN Kemenhub sebagai saksi kasus dugaan suap proyek pembangunan dan pemeliharaan jalur kereta api DJKA Kemenhub.