Penjualan Motor Listrik di Jogja Naik, Sleman Jadi Pasar Terbesar
Pasar motor listrik di Jogja terus tumbuh. Indomobil eMotor menyebut Sleman menjadi pasar terbesar dengan penjualan menjanjikan.
Ilustrasi hotel./TripAdvisor
Harianjogja.com, JOGJA - Akhir pekan pertama masa penurunan PPKM level 3 DIY membawa angin segar terhadap industri perhotelan. Kunjungan dan tingkat hunian kamar atau okupansi sejumlah hotel di wilayah Jogja disebut naik meski belum terlalu signifikan.
Ketua PHRI DIY, Deddy Pranowo Eryono mengatakan, penurunan level PPKM di DIY cukup berdampak meski belum signifikan pada kunjugan dan tingkat okupansi hotel di wilayah itu. Walau belum semua destinasi wisata yang buka, namun perlahan-lahan okupansi hotel mulai menggeliat di Jogja.
BACA JUGA : Rata-Rata Okupansi Hotel di Jogja Selama Libur Imlek Hanya
"Tentu ada dampak dari penurunan PPKM ini, namun belum signifikan karena obyek wisata masih ditutup terutama di pantai yang kawasan selatan atau di Gunungkidul yang saat ini jadi primadona calon tamu," ujar Dedi, Sabtu (11/9/2021).
Dedi menyebut, berdasarkan catatan pada akhir pekan pertama di masa PPKM level 3 ini tingkat okupansi pada hotel berbintang rata-rata mencapai angka 40 sampai dengan 50 persen. Namun, untuk hotel melati atau non bintang tingkat kunjungan masih stagnan di angka 0-10 persen saja.
"Tapi ketika weekend usai atau pada week day yang dimulai pada hari Minggu sampai dengan Kamis itu okupansi turun lagi untuk hotel bintang, jumlahnya di angka 15 persen sampai 30 persen," ungkap dia.
BACA JUGA : PHRI DIY Dukung PPKM Darurat, Meski Okupansi Hotel
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pasar motor listrik di Jogja terus tumbuh. Indomobil eMotor menyebut Sleman menjadi pasar terbesar dengan penjualan menjanjikan.
Jemaah haji asal Solo menjalani amputasi jempol kaki di Makkah akibat komplikasi diabetes saat ibadah haji 2026.
Harga minyak mentah Indonesia April 2026 melonjak menjadi 117,31 dolar AS per barel akibat konflik Timur Tengah dan Selat Hormuz.
Dewan Pers mendesak pemerintah Indonesia menempuh jalur diplomatik untuk membebaskan tiga jurnalis yang ditahan Israel.
Sri Wagiyati, pedagang asongan stadion di Jogja, menemukan keluarga baru lewat kedekatannya dengan suporter BCS, Brajamusti, dan Slemania.
Megawati Soekarnoputri dan Dubes Kuwait membahas konflik Timur Tengah, Palestina, hingga stabilitas Selat Hormuz di Jakarta.