Berbekal Asian Cadet Junior, Alden Kejar Podium Anggar Internasional
Atlet muda anggar DIY Alden Samuel Mahardita siap mengejar target naik podium ajang anggar internasional.
Wiempy Adhari, pemilik Starcross, dalam kesempatan acara di Sleman, Kamis (28/10/2021). - Harian Jogja/Galih Eko Kurniawan
Harianjogja.com, SLEMAN—Pada Oktober 2021, Starcross sebagai jenama sandang terkenal di Jogja memasuki usia yang ke-17. Mengusung tema Youth Has No End, Starcross tak ingin berhenti menggaet anak muda sebagai incaran utama bisnis sandangnya.
“Usia 15 tahun sampai 25 tahun jadi pasar terbesar kami [Starcross]. Sekitar 78 persen. Gaya hidup anak muda yang dinamis seperti itulah yang ingin terus kami rangkul,” tutur pemilik Starcross, Wiempy Adhari, dalam sebuah acara di kawasan Maguwoharjo, Sleman, Kamis (28/10/2021).
Tak cuma gaya hidupnya, komunitas-komunitas anak muda, misalnya anak skateboard, musik, longboard, seni instalasi, seni lukis sampai produk grafis juga terus turut dirangkul. Alasannya, komunitas-komunitas itulah yang punya kontribusi penting dalam kehidupan Starcross selama 17 tahun ini.
Bagi Wiempy, mendukung gerakan-gerakan komunitas anak muda di Jogja seakan menjadi kewajiban Starcross yang hadir di dunia sandang. “Mendukung komunitas lokal jadi kunci Starcross bisa bertahan sejauh ini,” tutur pria yang akrab disapa Tebonk itu.
Dalam perayaan usia ke-17, kali ini Starcross menggelar rangkaian acara yang sudah digelar sejak awal September 2021. Rencananya, rangkaian acara akan ditutup pada awal Desember 2021 dengan tetap mengedepankan penerapan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.
Agenda yang sudah digelar seperti custom identity, do it your wild, wild creativity serta wild remix. Ada pula live painting bersama komunitas grafiti yang hasil karyanya akan dilelang kemudian disumbangkan serta kompetisi skateboard.
Starcross juga menggandeng jenama-jenama lain untuk bersama-sama menghasilkan produk, misalnya Capslock LTD Bandung, Crooz ID Jakarta, Familias Jogja, Inspired27 Malang, Maternal Disaster Jakarta, Saint Barkley Bandung, Slashrock Bali, Thanksinsomnia Tangerang dan jenama legenda asal Jogja, Slackers.
“Semoga usia 17 tahun ini jadi tanda Starcross sudah mandiri dan tahu apa yang akan kami pilih. Momentum bagi kami untuk menjadi bagian dari orang lain dengan tingkat kepedulian yang tinggi. Dengan Youth Has No End, Starcross tak mau kehilangan kemudaanya,” ujar Tebonk.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Asap putih dari mesin atau knalpot motor bisa menjadi tanda oli terbakar, ring piston aus, hingga gasket kepala silinder rusak. Kenali penyebabnya sebelum kerus
Apple dikabarkan melatih model AI khusus untuk pasar China bersama Alibaba. Langkah ini membuka jalan bagi peluncuran Apple Intelligence di China dan memperkuat
Bareskrim ungkap jaringan judi online Ujangbet dengan transaksi Rp890 miliar. Modus deposit menggunakan pulsa. Polisi peringatkan orang tua awasi penggunaan HP
Pilih aplikasi pemutar musik terbaik sesuai kebutuhan: Spotify dan YouTube Music untuk streaming, AIMP dan Musicolet untuk file lokal.
Anggaran Program Makan Bergizi Gratis 2027 naik menjadi Rp240 triliun untuk 60,6 juta penerima dengan pengawasan diperkuat.