7 Siswa SMK Ngawi Sakit Usai Santap MBG, Ini Penjelasan Polisi
Tujuh siswa SMK Pamardi Siwi 2 Ngrambe, Ngawi, mengalami mual, muntah dan pusing setelah makan MBG. Sampel makanan diuji di laboratorium.
Digital ilustrasi - Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA- Perkembangan ekonomi digital di Tanah Air melesat dengan cepat.
Ekonomi digital Indonesia diprediksi akan tumbuh 800% dalam dalam 9 tahun ke depan atau pada 2030. Pertumbuhan sebesar ini harus dimanfaatkan anak muda Indonesia dengan menjadi entrepreneur di bidang teknologi.
"Ekonomi digital Indonesia akan tumbuh dari Rp632 triliun pada 2020 menjadi Rp4.531 triliun pada akhir 2030 atau tumbuh 800% dalam sembilan tahun ke depan," ujar Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi, dalam keterangan tertulis, Sabtu (20/11/2021).
Menurut Mendag, disrupsi di dalam teknologi menjadi hal yang penting untuk pelaku ekonomi baru. Pada 2020, ekonomi Indonesia secara produk domestik bruto (GDP) sekitar Rp15.400 triliun atau setara USD1,1 triliun dan pada akhir 2030, akan tumbuh sekitar 1,5 kali lipat antara Rp24.000 triliun-Rp30.000 triliun.
Pertumbuhan terbesar sebesar 34% berasal dari perdagangan secara elektronik dengan nilai sekitar Rp1.908 triliun atau USD120 miliar. Namun, yang terpenting adalah bidang pendidikan sebesar 3% dengan nilai Rp160 triliun dan kesehatan sebesar 8% dengan nilai sekitar Rp476 triliun. Dua hal tersebut sangat penting karena membantu generasi emas (golden generation), generasi penerus Indonesia.
"Pendidikan sangat penting. Hari ini, lulusan SMA hanya 60% dari angkatan kerja. Di masa yang akan datang harus dikonversi menjadi 99%. Untuk mengejar hal tersebut, harus didukung teknologi pendidikan," jelasnya.
Terkait kesehatan, lanjutnya, setiap dokter yang lulus harus menanggung 600 pasien baru. "Oleh sebab itu, kita harus mendapatkan teknologi untuk memberikan layanan kesehatan kepada angkatan kerja muda," kata Lutfi.
Artikel ini telah tayang di Okezone.com berjudul "Ekonomi Digital Indonesia Akan Tumbuh Jadi Rp4.531 Triliun"
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
Tujuh siswa SMK Pamardi Siwi 2 Ngrambe, Ngawi, mengalami mual, muntah dan pusing setelah makan MBG. Sampel makanan diuji di laboratorium.
BNN menangkap MR alias Bos Gendut, buronan kasus sabu 98 kg, di salon Mangga Besar. BNN juga menyita uang dan aset Rp39,95 miliar.
Tujuh tentara AS dilaporkan tewas dalam bentrokan di USS Abraham Lincoln. Insiden disebut dipicu stres akibat perang berkepanjangan.
Satpol PP Bantul menemukan 2.704 batang rokok ilegal di dua warung di Sanden dalam operasi bersama Bea Cukai Yogyakarta.
Tim SAR masih mencari lima penumpang KMP Putri Yasmin yang belum ditemukan setelah kapal terbakar di Selat Lombok, NTB.
KPK menggeledah Kanwil Pajak Surakarta dan sejumlah lokasi di empat daerah terkait kasus pajak Banjarmasin. Emas 1,3 kg turut disita.