Dugaan Penistaan Agama di Festival Musik Ancol, Ini Respons Pramono
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta dugaan penistaan agama di festival musik Ancol diproses hukum.
Warga memperlihatkan uang lembar pecahan Rp75.000 usai melakukan penukaran di Kantor Perwakilan wilayah Bank Indonesia (KPw BI) Jawa Barat, Bandung, Jawa Barat, Selasa (18/8/2020). /Bisnis - Rachman\r\n
Harianjogja.com, BEIJING - China telah meluncurkan versi pertama dari aplikasi yang bisa digunakan untuk menyimpan dan membayar dengan yuan digital atau yang dikenal sebagai e-CNY.
Menurut South China Morning Post, Yuan digital bukanlah mata uang kripto, ini dikembangkan oleh People\'s Bank of China (PBOC) untuk menggantikan uang kertas dan koin, dengan demikian, ini bukan bentuk pembayaran terdesentralisasi, juga tidak akan beroperasi di blockchain.
Meskipun mungkin terdengar seperti kita sudah membayar dengan uang digital saat kita menggunakan kartu kredit atau layanan pembayaran online seperti PayPal dan Apple Pay, yuan digital tidak seperti itu.
e-CNY pada dasarnya adalah uang tunai fisik yang diubah menjadi bentuk digital, dan telah berjalan sejak 2014. Menurut CNBC, distribusi mata uang digital akan dilakukan menggunakan sistem dua tingkat yang mentransfer e-CNY dari PBOC ke bank komersial.
Bank kemudian akan mendistribusikan mata uang langsung ke konsumen. Karena e-CNY bukan mata uang terdesentralisasi seperti bitcoin dan cryptocurrency lainnya, e-CNY tidak menjanjikan privasi yang sama.
Deutsche Bank mengatakan akan "mengendalikan anonimitas," yang berarti pengguna dapat memilih untuk menyembunyikan identitas mereka dari rekanan, tetapi masih akan membiarkan pihak berwenang memantau transaksi untuk kegiatan ilegal seperti pencucian uang.
Aplikasi pembayaran digital seperti WeChat dan AliPay telah memiliki dasar yang kuat di China, dengan sekitar sembilan dari 10 orang China mengatakan bahwa mereka menggunakan salah satu aplikasi dalam satu tahun terakhir.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta dugaan penistaan agama di festival musik Ancol diproses hukum.
iOS 27 beta 5 mengungkap enam iPhone baru yang belum diumumkan Apple, termasuk iPhone Ultra yang disebut sebagai ponsel lipat pertama.
Anggota DPRD DIY, Rahayu Widi Nuryani, mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memperkuat branding agar produk tidak hanya viral
Harga emas Antam, UBS, dan Galeri 24 di Pegadaian kompak turun pada Kamis 13 Agustus 2026. Simak daftar harga jual dan buyback terbaru dari 0,5 gram hingga 1.00
Polresta Jogja menegaskan bahwa seluruh layanan SIM Keliling hanya melayani perpanjangan SIM A dan SIM C yang masih berlaku.
Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY bersama DPRD DIY menggelar bedah buku bertajuk Minim Sampah, Berkarya di Kebun, Bahagia di Dapur