OJK Tutup BPR Ceper Permata Artha Klaten, Nasabah Dijamin LPS
OJK cabut izin BPR Ceper Klaten. LPS jamin simpanan nasabah dan proses likuidasi hingga Oktober 2026.
QRIS, singkatan Quick Response Code Indonesian Standard./Bank Indonesia
Harianjogja.com, JOGJA—Bank Indonesia dan Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) pada 2019 lalu meluncurkan QRIS, singkatan dari Quick Response Code Indonesian Standard. Sejak itu, apakah QRIS dibaca Kyuris atau Kris menjadi perdebatan.
Bank Indonesia akhirnya mengeluarkan pernyataan cara melafalkan QRIS yang sesuai. QRIS adalah sebuah sistem pembayaran kode QR nasional Indonesia.
QRIS memudahkan transaksi pembayaran dengan menggabungkan beragam macam QR dari penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran (PJSP) menggunakan QR Code. Sejak awal kemunculannya perdebatan cara membaca QRIS tak kunjung berkesudahan. Cara membacanya pun terbagi menjadi tiga tim yakni Kyuris, Kris, Kiris, hingga Kyuar. Bank Indonesia (BI) sendiri melalui laman resminya telah menyampaikan cara membaca QRIS yang benar ialah KRIS.
Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo melalui akun Instagram resmi Bank Indonesia menegaskan cara mengucapkan atau melafalkan QRIS yang tepat.
BACA JUGA: Mirip Gerai Transmart, Ini Daftar E-Commerce yang Berguguran
“Kalau para sobat rupiah ingin bayar-bayar apa saja agar cepat, mudah, murah, aman, dan andal ya tinggal scan saja ‘Kris’ bukan ‘Kyuris’ loh, ingat ‘Kris bukan ‘Kyuris.’ Ingat ya para sobat rupiah,” ungkapnya.
Kini jumlah pengguna QRIS di Indonesia sebanyak 28,75 juta hingga Desember 2022 atau bertambah 15,95 juta pengguna dibandingkan pada akhir tahun lalu. Menurut laman qris.id, terdapat 514 pengguna tersebar di 416 kabupaten dan 98 kota atau total 168.196 merchant tergabung dari seluruh Nusantara.
Bahkan di empat negara ASEAN yakni Malaysia, Singapura, Thailand dan Filipina, QRIS sudah dapat digunakan tanpa kita perlu repot menukar uang. Ini berkat kerja sama BI dengan Bank Sentral ASEAN, antara lain Bank Negara Malaysia (BNM), Bangko Sentral ng Pilipinas (BSP), Monetary Authority of Singapore (MAS) dan Bank of Thailand (BOT).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
OJK cabut izin BPR Ceper Klaten. LPS jamin simpanan nasabah dan proses likuidasi hingga Oktober 2026.
Gempa DIY membuat perjalanan kereta sempat dihentikan sementara. KAI Daop 6 memastikan seluruh operasional kereta kini kembali normal dan aman.
Jadwal KRL Solo-Jogja hari ini Minggu 28 Juni 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Alumni FHUI 1991 menggelar reuni di Bantul dengan menanam pohon bersama lansia dan ABK sebagai legacy bagi lingkungan dan masyarakat.
Polda DIY membangun sumur bor dan menyalurkan air bersih bagi sekitar 550 warga Gunungkidul dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80.
Jadwal KRL Jogja-Solo hari ini Minggu 28 Juni 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.