Jokowi: Saya Yakin Elon Musk Buka Pabrik Kendaraan Listrik di Indonesia
Meski masih dalam proses negosiasi, Presiden Jokowi meyakini Bos Tesla, Elon Musk, pada akhirnya akan memutuskan menggelontorkan investasi di Indonesia.
Peluncuran Mitsubishi New Xpander saat GIIAS 2021. /MMKSI
Harianjogja.com, JAKARTA — PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) membukukan pertumbuhan penjualan mobil dari dealer ke konsumen atau retail sebesar 90,6 persen secara tahunan pada 2021. Sepanjang tahun lalu, penjualan kendaraan penumpang maupun niaga tercatat sebanyak 104.407 unit, naik dari angka 2020 sekitar hampir 50.000 unit, dengan peningkatan pangsa pasar menjadi 13,2 persen. New Xpander mendongkrak penjualan mobil Mitsubishi.
Presiden Direktur MMKSI Naoya Nakamura mengatakan selain adanya diskon pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) 100 persen dari pemerintah, kehadiran New Xpander juga mendorong perseroan mencapai angka peningkatan tersebut.
BACA JUGA: Hore, Lion Air Kembali Layani Penerbangan Jogja-Bali
"Capaian kami pada 2021 tentunya sangat memotivasi kami untuk memulai 2022 dengan lebih positif. Penerimaan baik dari konsumen akan produk-produk kami sangat kami apresiasi dan memacu kami untuk terus memberikan keunggulan dan keuntungan bagi para konsumen," kata Nakamura dalam keterangannya, Jumat (14/1/2022).
Dari sisi produk, MMKSI telah menghadirkan penjualan mobil New Pajero Sport, Xpander Rockford Fosgate Black Edition, Xpander Cross Rockford Fosgate Black Edition, serta New Xpander dan New Xpander Cross.
Selain itu, MMKSI juga menghadirkan Minicab MiEV pada ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2021, sebuah kendaraan niaga yang sepenuhnya menggunakan tenaga listrik. Adapun dari sisi pelayanan, MMKSI tetap secara aktif memperluas fasilitas diler serta bodi dan cat di beberapa daerah di Indonesia.
Khusus Desember 2021, perseroan berhasil mencatatkan penjualan dengan total 12.617 unit atau dengan pangsa pasar sebesar 13,8 persen. Pada penjualan Desember 2021, kendaraan penumpang MMKSI mencatatkan realisasi 9.004 unit. Sedangkan di segmen kendaraan niaga ringan, MMKSI berhasil mencatat penjualan 3.613 unit.
Model Xpander (termasuk Xpander Cross) mendominasi penjualan MMKSI hingga 60,08 persen dan L300 berkontribusi 19,27 persen serta Pajero Sport menyumbang 11,25 persen penjualan MMKSI.
Sejumlah model kendaraan berhasil meningkatkan pangsa pasar penjualan mobil. Sebut saja Xpander, termasuk Xpande Cross yang menjaga pangsa pasar di segmen small MPV sebesar 34 persen atau telah terjual sebanyak 7.581 unit. Angka tersebut meningkat 3.225 unit dibandingkan dengan penjualan pada November 2021.
Ada pula Pajero Sport yang meraih pangsa pasar sebesar 30,3 persen di segmen medium SUV 2.500 cc (4x2 dan 4x4) dengan total penjualan 1.420 unit.
Selain itu, L300 juga mempertahankan posisinya di segmen small pick-up 4x2 dengan pangsa pasar 59,7 persen atau 2.431 unit terjual.
Begitu pula dengan model Mitsubishi Triton yang tetap mempertahankan posisinya di segmen pick-up 4x4 dengan pangsa pasar 69,1 persen atau terjual sebanyak 1.174 unit.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Meski masih dalam proses negosiasi, Presiden Jokowi meyakini Bos Tesla, Elon Musk, pada akhirnya akan memutuskan menggelontorkan investasi di Indonesia.
Menkeu Purbaya dan Menteri ESDM Bahlil bahas strategi peningkatan PNBP, swasembada energi, dan listrik desa. Ini target dan datanya.
Merokok meningkatkan risiko kanker mulut secara signifikan. Ketahui penyebab, dampak, dan cara menurunkannya menurut dokter.
BGN akan menangguhkan SPPG tanpa Sertifikat Laik Higiene dan Sanitasi. Kebijakan ini demi menjaga kualitas Program Makan Bergizi Gratis.
Serangan Israel ke Lebanon kembali meningkat. Puluhan wilayah dihantam, korban tewas bertambah. Simak perkembangan terbaru konflik Timur Tengah.
Kesbangpol DIY menyelenggarakan pendidikan politik perempuan di Wates, Kabupaten Kulonprogo, Rabu (13/5/2026). Pendidikan ini ditujukan untuk mendorong kaum Haw