Tarif Tunggal Diterapkan di Merak-Bakauheni demi Kelancaran Mudik 2026
ASDP berlakukan tarif tunggal Merak-Bakauheni selama Lebaran 2026. Tiket eksekutif ditiadakan dan harga diskon 51persen demi kelancaran arus mudik.
Ilustrasi perusahaan rintisan (startup) melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK)/Dice Insights
Harianjogja.com, JAKARTA – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menilai proyeksi penyerapan tenaga kerja di tahun ini sudah sangat membaik, meskipun ada beberapa perusahaan dan startup yang melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK).
Sebut saja perusahaan rintisan atau startup LinkAja dan Zenius yang baru-baru ini melakukan PHK sekitar 200 karyawannya. Hal tersebut untuk melakukan efisiensi dan reorganisasi SDM perusahaan yang juga akibat dari perubahan sistem startup tersebut.
Wakil Ketua Umum Kadin bidang Ketenagakerjaan Adi Mahfudz menyampaikan bahwa PHK memang tidak dapat dihindari karena hal tersebut bagian dari proses bisnis.
“Di semua sektor itu PHK memang tidak bisa kita hindari karena PHK itu juga merupakan bagian dari proses bisnis atau pun industri itu sendiri,” kata Adi, Kamis (26/5/2022).
Prinsip dari startup yang mengandalkan teknologi juga akan terus berubah dalam waktu yang relatif cepat. Adi mencontohkan, beberapa kompetensi yang mungkin dibutuhkan satu tahun lalu bisa jadi sudah tidak relevan tahun ini.
“Karena startup itu dengan suatu teknologi mau gamau paling gak penyesuaian upgradingnya harus dilakukan. Sistem itu selalu berubah, teknologi sering berubah dalam hitungan bulan atau tahun,” lanjut Adi.
Pada dasarnya, kata dia, selama ini penyebab PHK karyawan terjadi tentunya karena dampak pandemi Covid-19. Persaingan bisnis di startup juga sangat ketat sehingga harus melakukan inovasi-inovasi yang dibutuhkan pelanggan dan bisa diterima di pasar yang bertujuan untuk bisnis yang berkelanjutan.
Artinya, dia mengatakan hal tersebut tentunya akan mempengaruhi akan kebutuhan startup pada pekerja yang profesional dan bidang kerja yang dibutuhkan sesuai perkembangan arah usaha.
“Jika penyesuaian bisnis terjadi maka karyawan tidak bisa memenuhi kebutuhan model kerja startup, bisa jadi pengurangan pegawai akan terjadi karena tenaganya tidak dibutuhkan lagi disebabkan tidak ada kesesuaian bidang kerja,” kata Adi.
Sebelumnya, perusahaan edutech Zenius terpaksa melakukan PHK terhadap lebih dari 200 karyawannya akibat dampak dari kondisi ekonomi dan perubahan peran di beberapa fungsi bisnis seiring dengan optimalisasi dan efisiensi proses bisnis yang dijalankan.
"Setelah melalui evaluasi dan review peninjauan ulang komprehensif, Zenius mengumumkan bahwa lebih dari 200 dari karyawan harus meninggalkan Zenius," ujar Zenius dalam pernyataan resmi pada Rabu (25/5/2022).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
ASDP berlakukan tarif tunggal Merak-Bakauheni selama Lebaran 2026. Tiket eksekutif ditiadakan dan harga diskon 51persen demi kelancaran arus mudik.
Subandi Giyanto tetap melestarikan lukisan kaca dan tatah sungging di Bantul sambil mencetak generasi baru lewat pelatihan gratis.
Jadwal Bus KSPN Malioboro-Parangtritis Sabtu 25 Juli 2026. Simak jam keberangkatan pulang pergi dan tarif hanya Rp12.000.
Febri Diansyah resmi menjadi kuasa hukum Febrie Adriansyah dan mengungkap pemeriksaan awal dengan sekitar 20-30 pertanyaan dalam kasus TPPU.
Jadwal SIM Keliling Jogja Sabtu 25 Juli 2026 tersedia di Alkid dan Balai Kota. Simak jam layanan, lokasi, dan syarat perpanjangan SIM.
Legenda sepak bola PSS dan PSIM Markus Fajar Listyantara meninggal dunia. Almarhum dikenal sebagai pelopor lemparan ke dalam jarak jauh di Indonesia.