Edukasi Pranikah Bisa Mencegah Kasus KDRT dan Perceraian
DP3AP2 DIY menilai kurangnya kesiapan pasangan sebelum menikah menjadi salah satu faktor yang memicu konflik rumah tangga hingga berujung pada kekerasan
Ayu Helena Cornellia saat memaparkan materi di @HOM Premiere Timoho by Horison, Rabu (27/7/2022)./Harian Jogja-Herlambang Jati Kusumo
Harianjogja.com, JOGJA -- PT Sahasrabhanu Cipta Karya (SBC) dan PT Suwarnnabhumi Amara Manunggal (SAM) menggelar seminar Service Excellence di @HOM Premiere Timoho by Horison, Rabu (27/7/2022). Service Excellence dinilai sebagai kunci perusahaan jasa yang unggul.
Direktur SBC dan SAM, Mia Pradjna Paramita mengatakan tema yang diusung dalam kegiatan ini adalah Service Excellence untuk Meningkatkan Antusiasme dalam Profesi. Untuk menggali tema ini, diisi oleh motivator berpengalaman, Ayu Helena Cornellia dari Cornellia & Co, PR & Marketing Agency, Human Resources Training and Research.
"Tema ini untuk meningkatkan citra perusahaan jasa yang unggul. Di tengah persaingan bisnis, setiap perusahaan kini diharapkan memiliki nilai lebih. Bersama arus dunia yang terus berubah dan berkembang, perusahaan jasa pun terus bertumbuh dan naik level pelayanannya," ucap Mia, Rabu.
BACA JUGA: Berolahraga Seru ala The Atrium Hotel and Resort
Bagi karyawan, tema ini diharapkan memicu mereka menghargai diri dan memuliakan profesi yang mereka pilih. Keunggulan itu dimulai dari antusiasme para leader dan supervisor dalam meningkatkan profesionalisme kerja, sikap dan penampilan yang sesuai profesinya.
Mia mengatakan setelah pandemi Covid-19, ada pelayanan yang berubah. Seperti contohnya penerapan protokol kesehatan saat bekerja, menggunakan masker, dan mencuci tangan. Budaya tersebut menurutnya secara teratur harus diterapkan saat ini.
Dalam kegiatan yang diikuti 60 pemimpin area dari DIY dan Jawa Tengah diharapkan juga lebih meningkatkan peserta untuk membuka hatinya melayani mitra SBC dan SAM. “Dari pelayanan utama, kami yakin mitra kami akan setia dengan kami. Kinerja kami harus selalu ditingkatkan,” ucap Mia.
Dia menekankan dalam pelayanan prima harus punya setidaknya tiga hal. Pertama penampilan yang baik, yang rapi, kemudian kedua sikap yang baik, seperti senyum, salam dan sapa, serta loyal kepada klien. Kemudian, ketiga kinerja yang baik.
“Kalau kinerja, yang di bidang kebersihan harus benar-benar bersih. Kemudian satpam, harus respoinsif dan sebagainya. Harapan kami tiga hal itu bisa diterapkan dengan baik,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DP3AP2 DIY menilai kurangnya kesiapan pasangan sebelum menikah menjadi salah satu faktor yang memicu konflik rumah tangga hingga berujung pada kekerasan
Dembele cetak hattrick cepat saat Prancis kalahkan Norwegia 4-1 dan lolos ke 32 besar Piala Dunia 2026.
Jelang DCF 2026, pengelola homestay Dieng diminta tak menaikkan harga berlebihan demi menjaga citra wisata.
Kasus dugaan korupsi mesin susu DIY disorot. Proyek Rp4,62 miliar belum bisa dimanfaatkan, Kejati sita 35 dokumen.
Zico sebut Jepang kini lebih kuat jelang lawan Brasil di Piala Dunia 2026. Samurai Biru tak lagi bisa diremehkan.
Sensus Ekonomi 2026 di Sleman resmi dimulai. Data usaha jadi dasar kebijakan dan arah pembangunan ekonomi daerah.