Pegawai Pajak Terjerat OTT, DJP Janji Perbaiki Pengawasan
DJP Kemenkeu minta maaf usai tiga pegawai pajak ditetapkan tersangka OTT KPK. Kasus dugaan suap pajak KPP Madya Jakarta Utara disorot.
Rangkaian kereta rel listrik (KRL) yang dikelola oleh anak perusahaan PT Kereta Api Indonesia/KAI (Persero) berada di dipo kereta, Depok, Jawa Barat, Sabtu (13/8/2022). Bisnis/Himawan L Nugraha
Harianjogja.com, JAKARTA - PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA menyebut banyaknya pekerjaan rumah (PR) yang harus dilakukan di bidang perkeretaapian di tengah tantangan pembiayaan. Salah satunya yakni untuk kereta-kereta yang sudah terlampau tua atau uzur.
"Kebutuhan Kereta Api Indonesia itu ke depan saya kira cukup besar. Ada KRL Jabodetabek, kereta luxury, dan ada kereta-kereta yang sudah uzur. Itu jumlahnya masih ribuan," kata Direktur Utama PT INKA Budi Noviantoro, Jumat (30/9/2022).
Adanya kebutuhan yang banyak untuk sarana perkeretaapian berarti semakin banyak kebutuhan pendanaan. Budi mengaku bahwa investasi untuk sektor transportasi bukan hal yang mudah. "Angkutan penumpang di mana pun di dunia ini biasanya kurang feasible kecuali ada TOD [kawasan] properti di sekitarnya," ucap Budi.
BACA JUGA: Inggris Lepas dari Jurang Resesi
Sebelumnya, PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengungkap bahwa dari 1.346 unit kereta penumpang yang dimiliki, 22% di antaranya sudah berumur tua. Dari keseluruhan jumlah unit kereta penumpang yang dimiliki, KAI mencatat 58% merupakan kereta kelas ekonomi yaitu sebanyak 831 unit.
Oleh sebab itu, KAI bulan lalu mengumumkan akan membli kereta-kereta kelas ekonomi baru untuk menggantikan beberapa unit yang sudah berumur tua itu.
"Dalam rangka memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan, KAI selalu berupaya untuk melakukan perbaikan secara berkelanjutan dalam berbagai aspek. Kali ini, KAI akan membeli kereta-kereta baru kelas ekonomi untuk menggantikan sarana yang sudah lama beroperasi,” ujar VP Public Relations KAI Joni Martinus, beberapa waktu lalu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
DJP Kemenkeu minta maaf usai tiga pegawai pajak ditetapkan tersangka OTT KPK. Kasus dugaan suap pajak KPP Madya Jakarta Utara disorot.
Lima WNI ditahan Israel saat misi kemanusiaan ke Gaza. Pemerintah RI mendesak pembebasan dan perlindungan.
UMKM di RTP Bulak Tabak Kulonprogo mengeluh sepi pembeli saat musim haji 2026, dampak ekonomi dari embarkasi belum terasa.
Polda DIY lakukan asistensi kasus Shinta Komala di Sleman. Dua perkara diusut, polisi pastikan penanganan sesuai SOP.
DPRD DIY memastikan tidak ada pemberhentian guru non-ASN. Penugasan diperpanjang hingga 2026, kesejahteraan tetap dijaga.
Jumlah menara telekomunikasi di Bantul capai 300 unit. Diskominfo sebut minat investasi mulai menurun seiring kebutuhan yang tercukupi.