Ramadan dan Lebaran, Telkomsel Prediksikan Kenaikan Traffic 15%
Telkomsel mematangkan persiapan menghadapi periode Ramadan dan Idulfitri (Rafi) 2024.
Ilustrasi pengunjung melintas didepan mesin anjungan tunai mandiri (ATM)./Bisnis Indonesia-Endang Muchtar
Harianjogja.com, JOGJA—Belakangan publik digemparkan dengan pemberitaan kasus pembobolan rekening nasabah Bank Central Asia (BCA) di Surabaya yang sampai menelan Rp320 juta.
Korban pencurian tabungan tersebut atas nama Muin Zachry Surabaya dan kini sudah masuk persidangan di Pengadilan Negeri Surabaya. Kasus ini menghadirkan terdakwa dua orang, Muhammad Thoha dan Setu yang merupakan seorang tukang becak.
Kasus pembobolan rekening nasabah bukan kali pertama terjadi. Kejadian seperti ini terus menjadi ancaman bagi para pemilik tabungan.
Untuk terhindar dari kasus pembobolan ATM, berikut ini Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memaparkan cara-cara untuk menjaga keamaan rekening:
Baca juga: Kayuh Becak! Ini Kronologi Lengkap Pembobolan Rekening Nasabah BCA di Surabaya
Salah satu tips terhindar pembobolan rekening adalah aktifkan fitur notifikasi SMS transaksi. Fitur ini akan membantu Anda dengan mengirimkan SMS pemberitahuan ke nomor telepon Anda ketika ada transaksi baik dana masuk atau keluar.
Saat ini, Anda bisa sangat mudah untuk mengecek histori rekening dan saldo melalui aplikasi mobile banking atau Internet banking yang Anda miliki.
Amankan perangkat seluler Anda dengan mengaktifkan fitur verifikasi dua langkah seperti menggunakan pindai sidik jari atau wajah.
Untuk melakukan transaksi perbankan Anda disarankan menggunakan jaringan internet pribadi dan menghindari menggunakan WiFi Publik.
Jangan pernah memberikan User ID, kode OTP, PIN rekening atau nama Ibu Kandung ke siapapun, termasuk pihak bank dan udah password secara berkala.
Untuk menghindari terjadinya skimming, pastikan tidak ada benda mencurigakan seperti tempelan alat lain di sekitar ATM. Selalu mawas diri terhadap di sekitar ATM yang menawarkan bantuan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Telkomsel mematangkan persiapan menghadapi periode Ramadan dan Idulfitri (Rafi) 2024.
UGM dan KAGAMA berupaya manfaatkan rumah Prof Sardjito untuk kegiatan akademik di tengah isu penjualan aset bersejarah.
Kasus penembakan pemuda di Candisari Semarang terungkap. Polisi beberkan kronologi, motif pelaku, hingga peluang restorative justice.
Polda Jabar bongkar penipuan titik dapur MBG, 13 korban rugi Rp1,9 miliar. Pelaku jual akses palsu program pemerintah.
RD Kongo umumkan skuad Piala Dunia 2026, Yoane Wissa jadi andalan. Simak daftar lengkap pemainnya di sini.
BPS DIY catat pengangguran turun jadi 3,05% pada Februari 2026, jumlah pekerja dan angkatan kerja meningkat.