Sri Mulyani Bidik Pendapatan Rp2.865 Triliun di APBN Terakhir Jokowi

Dionisio Damara Tonce
Dionisio Damara Tonce Selasa, 30 Mei 2023 23:07 WIB
Sri Mulyani Bidik Pendapatan Rp2.865 Triliun di APBN Terakhir Jokowi

Menkeu Sri Mulyani Indrawati dalam konferensi pers APBN Kita edisi April 2023./ Dok. Youtube Kemenkeu RI.

Harianjogja.com, JAKARTA—Postur awal Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2024 menetapkan target pendapatan negara di kisaran Rp2.719,1 – Rp2.865,3 triliun. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menuturkan bahwa angka tersebut setara dengan 11,81 persen hingga 12,38 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB).  

“Pendapatan negara pada level 11,81 hingga 12,38 persen dari PDB. Secara nominal, berarti Rp2.719,1 hingga Rp2.865,3 triliun,” ujar Menkeu dalam rapat paripurna bersama Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Selasa (30/5/2023). 

Seiring dengan hal itu, Sri Mulyani melanjutkan bahwa pemerintah menetapkan target belanja di rentang 13,97 – 15,01 persen dari PDB. Artinya, nominal belanja yang disiapkan pemerintah mencapai Rp3.215,7 triliun hingga Rp3.476,2 triliun pada 2024. 

Defisit APBN pada 2024 ditetapkan di kisaran 2,16 persen hingga 2,64 persen dari PDB atau secara nominal mencapai Rp496,6 triliun sampai dengan Rp610,9 triliun. 

Baca juga: Penyelidikan Penyalahgunaan Tanah Kas Desa, Satpol PP: Pihak Kalurahan Ada yang Tidak Kooperatif

Untuk penerimaan negara, Menkeu memaparkan rasio penerimaan pajak ditargetkan tembus 9,91 – 10,18 persen dari PDB atau setara Rp2.280,3 triliun sampai Rp2.355,8 triliun. Adapun, Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dibidik sebesar Rp436,5 – 504,9 triliun. 

Sri Mulyani juga menyampaikan bahwa alokasi belanja pemerintah pusat pada 2024 akan mencapai 10,43 persen hingga 11,37 persen dari PDB, atau setara Rp2.400,7 triliun sampai dengan Rp2.631,2 triliun. 

“Ini termasuk di dalamnya untuk Pemilu [Pemilihan Umum] yang memang tahun depan cukup dominan baik untuk Pemilu, Pilkada, dan pemilihan legislasi,” pungkasnya.  

Sementara itu, untuk transfer ke daerah, pemerintah menetapkan target sebesar 3,54 – 3,65 persen dari PDB atau setara Rp815 triliun hingga Rp845 triliun. 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Bisnis.com

Share

Bernadheta Dian Saraswati
Bernadheta Dian Saraswati Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online