Tol Jogja-Solo: Exit Toll Bokoharjo Ditarget Fungsional Lebaran 2027
Pembangunan Tol Jogja-Solo mencapai 98%. Jasa Marga menambah akses exit Tol Purwomartani menuju Bokoharjo yang ditargetkan fungsional saat Lebaran 2027.
Ilustrasi anggaran/APBN - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA — Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (Kanwil DJPb) DIY mencatat, belanja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) di daerah istimewa tersebut hingga akhir September 2025 telah mencapai Rp14,98 triliun.
Kepala Kanwil DJPb DIY, Agung Yulianta, menyatakan kinerja APBN diharapkan dapat semakin mendorong pertumbuhan ekonomi seiring dengan pelonggaran blokir efisiensi secara bertahap.
"Termin kontrak untuk belanja modal lebih dari 50% telah dijadwalkan pada semester II," ujarnya, Senin (3/11/2025).
Agung menjelaskan, realisasi belanja Transfer ke Daerah (TKD) dan Dana Keistimewaan DIY tercatat cukup tinggi. Hingga akhir September, realisasi TKD telah mencapai 79,59% dari pagu, dengan Dana Keistimewaan terealisasi Rp800 miliar atau 80% dari pagu sebesar Rp1 triliun.
Di sisi penerimaan, pendapatan negara hingga September 2025 terealisasi Rp6,67 triliun atau 63,76% dari target. Penerimaan pajak menyumbang Rp5,19 triliun, dengan kontribusi utama berasal dari:
Sementara itu, Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) tumbuh positif 10,77% (yoy), didorong oleh kenaikan pendapatan Badan Layanan Umum (BLU) sebesar 17,00% dari jasa pelayanan rumah sakit dan pendidikan.
Agung menekankan bahwa APBN telah menghadirkan beragam program bantuan yang dirasakan langsung masyarakat. Berikut rinciannya:
Dukungan untuk Sektor Pendidikan dan Pertanian
Bantuan juga disalurkan melalui sektor pendidikan, meliputi:
Untuk sektor pertanian, subsidi pupuk telah terealisasi 37.624,39 ton (51,57% dari alokasi 72.961 ton), yang terdiri atas pupuk Urea, NPK, NPK Kakao, dan organik. Subsidi listrik mencapai Rp111,82 miliar untuk 583.890 pelanggan.
Agung menegaskan, kinerja APBN per 30 September 2025 tetap solid. "APBN terus dikelola secara hati-hati, namun ekspansif, sebagai instrumen fiskal utama untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan memperkuat fondasi ekonomi nasional di tengah ketidakpastian global," pungkasnya. (**)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pembangunan Tol Jogja-Solo mencapai 98%. Jasa Marga menambah akses exit Tol Purwomartani menuju Bokoharjo yang ditargetkan fungsional saat Lebaran 2027.
KPK menggeledah Kanwil Pajak Surakarta dan sejumlah lokasi di empat daerah terkait kasus pajak Banjarmasin. Emas 1,3 kg turut disita.
Gelombang tinggi kembali menyumbat aliran air di Sanden dan Kretek, Bantul. Sekitar 55 hektare lahan pertanian kembali tergenang.
BNN menangkap MR alias Bos Gendut, buronan pemilik 98 kg sabu di Kampung Bahari. Sejumlah aset dan barang bukti turut disita.
AIcosystem Buka Cara Baru dalam Mengelola Pengalaman Pelanggan hingga Pengembangan Asisten Virtual
Wacana pembatasan BBM subsidi menyasar desil 9-10. Simak cara cek desil DTSEN melalui situs Cek Bansos Kemensos dengan NIK.