Erupsi Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, Wisatawan ke Jogja Terdampak
Erupsi Anak Krakatau mengganggu penerbangan dari Soetta. Dispar DIY memantau dampaknya terhadap wisatawan dan menyiapkan antisipasi.
Libur tanggal merah - Ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Pemerintah secara resmi telah menetapkan libur dan cuti bersama Iduladha 2023 selama tiga hari, terhitung pada 28,29, dan 30 Juni 2023. Perhimpunan Hotel dan Restoran (PHRI) DIY berharap libur panjang ini bisa mendongkrak okupansi hotel.
Ketua PHRI DIY, Deddy Pranowo Eryono mengatakan di periode libur tersebut okupansi hotel di DIY belum bergerak naik. Masih di kisaran 40% hingga 60%.
"Sampai dengan saat ini reservasi di periode itu belum bergerak naik masih di angka rata-rata 40% sampai dengan 60%," katanya, Selasa (20/6/2023).
Adanya keputusan pemerintah menambah hari libur diharapkan bisa mendongkrak okupansi di kisaran 10% hingga 20%. Sejauh ini menurutnya tidak ada persiapan khusus. Sebab pelayanan terbaik bagi tamu selalu disiapkan setiap waktu.
"Kami hanya bisa berharap naik 10% sampai 20% [okupansi]. Harapan kami akan ada kenaikan okupansi dengan memberikan pelayanan yang terbaik untuk bisa beri kesan yang positif," paparnya.
Kepala Bank Indonesia (BI) Kantor Perwakilan DIY, Budiharto Setyawan menyampaikan jika long weekend maka akan mendorong aktivitas liburan dan pariwisata ke DIY.
"Tentunya akan mendorong aktivitas perekonomian dan di sisi lain lain mendorong arus uang masuk ke DIY [inflow]," katanya.
Keputusan libur dan cuti bersama ini diteken melalui Keputusan Bersama Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia tentang libur Iduladha tahun ini.
Dalam surat yang ditetapkan tanggal 16 Juni 2023 ini hari raya Iduladha jatuh pada tanggal 29 Juni 2023. Kemudian cuti bersama jatuh pada 28 dan 30 Juni 2023 yaitu pada Rabu dan Jumat.
Pemerintah mengubah cuti bersama tahun 2023 sehingga Lampiran Keputusan Bersama Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 1066 Tahun 2022, Nomor 3 Tahun 2022, Nomor 3 Tahun 2022 tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2023.
"Keputusan bersama ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan," tulis pengumuman resmi, seperti dikutip dari Bisnis.com (jaringan Harianjogja.com), Selasa (20/6/2023).
BACA JUGA: Ini Daftar 10 Nilai Tertinggi UTBK SNBT 2023, Ada 2 untuk UGM
Keputusan penambahan libur Iduladha ini pun sesuai dengan usulan Menpan RB Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Abdullah Azwar Anas.
"Ini kan sedang libur anak-anak sekolah, sehingga kualitas keluarga ini supaya ke depan semakin bagus," kata Anas dalam keterangan resminya, Selasa (20/6/2023).
Ia juga mengatakan bahwa usulan libur Iduladha ini bisa mendongkrak ekonomi dan mobilitas masyarakat di Hari Raya Iduladha.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Erupsi Anak Krakatau mengganggu penerbangan dari Soetta. Dispar DIY memantau dampaknya terhadap wisatawan dan menyiapkan antisipasi.
BMKG memprediksi kemarau di Jateng selatan, khususnya Cilacap, berpotensi berlangsung hingga Oktober 2026 akibat El Nino sangat kuat.
Jembo Cable Bimasakti Racing Team Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali menorehkan prestasi di ajang internasionaL
Gunung Anak Krakatau masih erupsi pada 10 September 2026. Status Level III Siaga, simak data erupsi dan imbauan PVMBG.
Sibakul Jogja Sport & Fest 2026 menambah nomor half marathon 21K. Dinas Koperasi dan UKM DIY menargetkan pelari dari luar DIY.
Kenali gejala keracunan makanan, cara pertolongan pertama, tanda dehidrasi, hingga kondisi yang mengharuskan penderita ke dokter.