Demo 27-31 Agustus, Disdikpora DIY Minta Pelajar Tak Terprovokasi
Disdikpora DIY mengimbau pelajar SMA/SMK tidak mengikuti aksi demonstrasi 27-31 Agustus 2026 untuk mencegah kekerasan dan tindakan anarkis.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Event lari dewasa ini semakin banyak digelar di Jogja. Beriringan dengan semakin longgarnya mobilitas pasca pandemi Covid-19. Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) DIY memproyeksikan sport tourism ke depan akan semakin diminati.
Ketua GIPI DIY, Bobby Ardianto menyebut, nantinya sport tourism akan menjadi lifestyle. "Akan semakin diminati, saat orang semakin sadar akan kesehatan dan kebugaran yang tentunya akan semakin fresh saat di combine dengan tourism," ucapnya, Minggu (2/6/2023).
Agar sport tourism semakin berkembang, menurutnya butuh konsistensi dan kualitas yang terjaga agar bisa sesuai dengan standar yang diharapkan. Event lari baik nasional dan internasional bakal mendatangkan peserta yang sekaligus menjadi wisatawan.
BACA JUGA : Senam Cinta Tanah Air Ramaikan Sport Tourism di Sleman
Dan tentunya akan berdampak baik pada okupansi hotel. Jika tren event lari semakin positif, kata Bobby, akan semakin banyak industri yang memberikan dukungan.
"Saat [peserta lari] datang, pasti juga akan melakukan kegiatan pariwisata, dan minimal tiga hari pasti mereka akan stay, bahkan bisa lebih," katanya.
Hal senada disampaikan oleh General Manager Royal Ambarrukmo Yogyakarta, Herman Courbois. Menurutnya Jogjakarta punya tempat-tempat yang bagus untuk lari, bersepeda, hingga main golf. Melalui event-event yang digelar, wisatawan dari seluruh Indonesia berdatangan.
"Sport tourism memang sangat bagus, kalau Ambarrukmo kami punya Volcano Run, paling sebentar lagi ada Tour de Ambarrukmo 22 Juli yang naik sepeda. Untuk Volcano Run saja saya ketemu [peserta] dari Lombok, Sumatera Utara, mereka datang untuk event tertentu saja," paparnya.
BACA JUGA : Ini Dia Lokasi Baru Sport Tourism di Gunungkidul
Apabila kegiatan digelar secara rutin, misalnya tiga bulan sekali, akan mendukung okupansi hotel-hotel di Jogjakarta. Menurutnya jalan-jalan di Jogjakarta masih aman, banyak sawah, dan pemandangan bagus, sehingga cocok untuk event lari.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Disdikpora DIY mengimbau pelajar SMA/SMK tidak mengikuti aksi demonstrasi 27-31 Agustus 2026 untuk mencegah kekerasan dan tindakan anarkis.
Niatnya cuma beli satu, tapi setelah checkout ternyata pesanan yang sama masuk dua kali. Salah satu transaksi memang ingin dibatalkan, tetapi pembayaran sudah t
Ribuan wisatawan menyaksikan Sabetan Pencak 4 jam di Titik Nol Jogja, penutup Pencak Wisata Budaya 2026 yang mengusung regenerasi silat.
Hotspot karhutla Indonesia mencapai 18.065 titik pada 28 Agustus 2026. Kemenhut fokus mengendalikan kebakaran di enam provinsi prioritas.
Simak daftar lengkap jalur Trans Jogja aktif beserta tarif terbaru dan sistem pembayaran nontunai di Yogyakarta.
Ledakan diduga akibat kebocoran gas di Bekasi melukai enam orang satu keluarga. Ayah dan anak meninggal setelah mengalami luka bakar parah.