Inklusi Keuangan DIY 98,74%, Literasi Masih Jadi Pekerjaan Rumah
Inklusi keuangan DIY mencapai 98,74 persen, peringkat kedua nasional. OJK masih fokus meningkatkan literasi keuangan masyarakat.
Pemantauan harga sejumlah bahan pokok dan sejumlah komoditas lain di Pasar Beringharjo, Yogyakarta. /Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, JOGJA—Bank Indonesia (BI) Kantor Perwakilan DIY dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) DIY memproyeksikan inflasi DIY akan terus melandai. Beberapa upaya akan dilakukan untuk menjaga inflasi di sepanjang 2023.
Plh Kepala Perwakilan BI Kantor Perwakilan DIY, Harso Hutomo mengatakan inflasi 2023 akan ada dalam rentang target 3 ± 1%. Rencana jangka pendek, TPID DIY akan terus melanjutkan upaya-upaya peningkatan pasokan dan stabilitas harga. Baik melalui Kerja sama Antar Daerah (KAD) intra provinsi maupun dari luar daerah.
BACA JUGA: Inflasi DIY Juni 2023 Lebih Rendah dari Nasional
"BI bersama TPID DIY memperkirakan inflasi DIY akan terus melandai," ucapnya dalam keterangan resmi dikutip, Selasa (4/7/2023).
Upaya lainnya dengan meningkatkan intensitas operasi pasar, optimalisasi lahan, pengembangan pertanian off-season, serta terus melakukan monitoring implementasi kebijakan Harga Eceran Tertinggi (HET), khususnya untuk mewaspadai risiko EL Nino ke depan.
"Seluruh upaya pengendalian inflasi tersebut dilakukan melalui sinergi TPID dengan berbagai pihak melalui Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP)," jelasnya.
Laju inflasi DIY pada Juni 2023 melandai. Berdasarkan catatan Badan Pusat Statistik (BPS) DIY inflasi Juni 2023 sebesar 0,02% secara bulanan atau month to month (mtm), secara tahunan atau year on year (yoy) sebesar 4,20%, dan secara tahun kalender atau year to date (ytd) 1,64%.
Inflasi Juni 2023 secara mtm lebih rendah dari Mei 2023 di posisi 0,35%. Jika dibandingkan Juni tahun lalu juga masih lebih rendah, di mana tahun lalu inflasinya 0,52%.
Dia menjelaskan melandainya inflasi Juni 2023 didorong oleh penyesuaian harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non subsidi. Harga Pertamax turun dari Rp13.300 per liter menjadi Rp12.400 per liter. Penurunan juga terjadi pada Pertamax Dex dari Rp14.600 per liter menjadi Rp13.250 per liter.
BACA JUGA: Tahun Ajaran Baru, Inflasi Sleman Terkerek
"Sehingga komoditas bensin memberikan andil deflasi 0,07% mtm. Penurunan inflasi juga didukung oleh komoditas pangan antara lain beras, cabai merah, dan bawang merah."
Sementara itu, melandainya inflasi tertahan oleh peningkatan harga daging ayam ras. Berdasarkan data dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) harga daging ayam di Yogyakarta pada Juni 2023 mencapai Rp40.150 per kg, naik dari posisi Mei 2023 Rp37.750 per kg.
"Kenaikan harga daging ayam ras ini imbas dari naiknya harga jagung dan bekatul untuk pakan ayam. Sehingga mempengaruhi harga produksi," lanjutnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Inklusi keuangan DIY mencapai 98,74 persen, peringkat kedua nasional. OJK masih fokus meningkatkan literasi keuangan masyarakat.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 25 Agustus 2026 dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
Suzuki menegaskan belum akan mengubah Jimny menjadi mobil listrik. Karakter off-road dan mesin bensin dinilai menjadi identitas utama SUV ikonik tersebut.
Meta dikabarkan segera meluncurkan Hatch, platform agen AI konsumen yang dipersiapkan untuk bersaing dengan OpenAI dan Anthropic. Simak fitur dan strateginya.
Timnas Voli Putri Indonesia hadapi Iran di perempat final AVC 2026. Indonesia unggul 3-2 dari 5 pertemuan terakhir. Kemenangan di Juni 2026 jadi modal berharga.
Cara menyimpan video Instagram tanpa aplikasi tambahan bisa dilakukan lewat fitur bawaan maupun browser. Simak langkah mudah dan aman berikut ini.