Stasiun Lempuyangan Mulai Ditata, Pintu Utara Disiapkan untuk Penumpang KRL
Stasiun Lempuyangan ditata bertahap hingga 2027. Mulai 2028, penumpang KRL akan dilayani melalui akses Utara.
Sejumlah petugas memeriksa dan mengevakuasi sapi yang mati mendadak milik Jumiyo di Dusun Grogol 4, Desa Bejiharjo, Kecamatan Karangmojo, Gunungkidul. /Istimewa
Harianjogja.com, JOGJA—Badan Pusat Statistik (BPS) DIY menyampaikan Sensus Pertanian 2023 sempat terkendala dengan munculnya kasus Antraks, khususnya di Gunungkidul.
Kepala BPS DIY, Herum Fajarwati mengatakan sensus sempat terhenti beberapa saat, namun bisa dilanjutkan pada akhir bulan.
"Kami sesuai [target] meski kemarin ada Antraks. Kami bisa mengejar, bahkan ada Kabupaten yang selesai sebelum 31 Juli 2023, di Kulonprogo rampung 30 Juli 2023," ucapnya, Rabu (2/8/2023).
BACA JUGA : Awal Agustus, Ribuan Ternak di Semanu Bakal Divaksin Antraks
Saat menemui kendala Antraks BPS DIY berkoordinasi dengan Dinas setempat. Saat kondisi sudah semakin kondusif petugas bisa kembali melanjutkan sensusnya.
"Untuk wilayah yang kena Antraks memang sempat tidak kami lakukan pendataan, ada sekitar sepekan, tapi kami koordinasi terus."
Dia mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat, juga kepada masyarakat yang telah memberi dukungan pada Sensus Pertanian 2023. Sehingga bisa rampung sesuai jadwal.
"Terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat, karena telah mendukung. Sehingga sesuai jadwal untuk pendataan Sensus Pertanian bisa kami tuntaskan. Untuk yang perorangan sudah 100%," katanya.
Meski demikian menurutnya BPS masih menunggu data dari satu atau dua perusahaan lagi. Namun ditargetkan sudah rampung pada pekan ini. Permintaan informasi sudah dilakukan, namun harus sesuai dengan birokrasi perusahaan.
"Pekan ini [kami targetkan rampung]. Kalau perusahaan kebetulan cuma sedikit ya DIY," lanjutnya.
Proses selanjutnya, kata Herum, adalah melakukan entry data. BPS merekrut petugas dan saat ini sudah mulai bekerja di masing-masing Kabupaten/Kota. Ditargetkan bisa rampung pada September atau awal Oktober mendatang.
BACA JUGA : Viral Penyakit Antraks di Gunungkidul, Kenali Penyebab, Gejala dan Cara Mengobati
"Kami targetkan Desember finishing dari olah itu kan nanti tabulasi, ada pencermatan kembali, validasi, mudah-mudahan akhir tahun selesai dan paling lambat awal tahun sudah dirilis," paparnya.
Sensus Pertanian 2023 merupakan sensus ketujuh yang digelar setiap dasawarsa. Sensus ini cukup strategis di tengah isu tentang pangan dunia. Sensus pertanian akan menjawab perkembangan pertanian selama 10 tahun.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Stasiun Lempuyangan ditata bertahap hingga 2027. Mulai 2028, penumpang KRL akan dilayani melalui akses Utara.
Cek mobil listrik di bawah Rp200 juta dan jarak tempuhnya. Ada Aira ev, BYD Atto 1, dan Seres E1 hingga 301 km.
Pemkot Jogja mendorong Gerakan Masyarakat Mencintai Pasar (Gemati) untuk menghidupkan kembali aktivitas pasar rakyat sekaligus memperluas transaksi digital
Bea Cukai Soetta menggagalkan penyelundupan 5,226 kg etomidate oleh lima WN Malaysia yang disembunyikan di sol sepatu.
Influenza A belum ditemukan di Bantul hingga 1 Oktober. Dinkes mengingatkan warga memperkuat PHBS dan menjaga daya tahan tubuh.
Arie Sujito menilai reshuffle kabinet Prabowo harus menjawab problem dan harapan publik, bukan justru memunculkan teka-teki baru.