Harga Ayam Ras Melonjak, Mentan Bongkar Ulah Distributor Nakal
Bapanas bongkar praktik distributor nakal yang ambil untung 30% hingga harga ayam ras melonjak. Mentan minta polisi tindak tegas pelaku pidana pangan.
Ilustrasi tabungan./Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat total nilai simpanan pada Program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR) yang terdiri dari Simpanan Pelajar (SimPel) dan Tabungan Anak telah mencapai Rp29,13 triliun.
Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar mengibaratkan total nilai simpanan pada program KEJAR senilai Rp29,13 triliun itu setara dengan biaya pembangunan tol Jakarta-Bandung untuk 600 kilometer (km).
“Katakankanlah Rp30 triliun, dana sebesar itu kalau 1 km jalan tol itu biaya pembangunan di kisaran Rp50 miliar. Kalau Rp30 triliun dari satu rekening satu pelajar sudah bisa membiayai 600 km jalan tol. Artinya, sekitar 7 kali jalan tol Jakarta-Bandung,” kata Mahendra dalam acara Kreasi Bangkit 2023 bertajuk Hari Indonesia Menabung di Jakarta, Minggu (20/8/2023).
Menurut Mahendra, apabila jumlah tabungan tersebut terus bertambah, maka dapat mencukupi pendanaan pembangunan di Indonesia. “Bayangkan kalau mereka terus menabung, pasti apa yang kita butuhkan untuk pendanaan pembangunan, seperti infrastruktur, industri, UMKM bisa semakin banyak yang kita penuhi sendiri. Jadi, potensinya sedemikian luar biasa,” ujarnya.
BACA JUGA: Ingin Uang Tabungan Dijamin LPS, Perhatikan 3T Ini
Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Pelindungan Konsumen OJK Friderica Widyasari Dewi mengatakan sebanyak 83,24% atau Rp52,73 juta rekening dari total pelajar Indonesia telah memiliki rekening hingga 30 Juni 2023. “Ini suatu pencapaian yang luar biasa, dan dalam periode satu tahun sejak Hari Indonesia Menabung sudah ada tambahan 2,4 juta rekening dengan total angka tabungan Rp4 triliun,” kata wanita yang akrab disapa Kiki.
Adapun, OJK membidik seluruh pelajar Indonesia memiliki rekening untuk mendukung target inklusi keuangan Indonesia sebesar 90 persen pada 2024. “Ke depan, seluruh pelajar harus punya rekening dan untuk mendukung target inklusi keuangan 2024. Kalau bank semua, dari bank umum, bank Himbara, bank swasta, BPR, dan syariah, semua ikut,” tutup Kiki.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Bapanas bongkar praktik distributor nakal yang ambil untung 30% hingga harga ayam ras melonjak. Mentan minta polisi tindak tegas pelaku pidana pangan.
Menkeu Purbaya dan Menteri ESDM Bahlil bahas strategi peningkatan PNBP, swasembada energi, dan listrik desa. Ini target dan datanya.
Merokok meningkatkan risiko kanker mulut secara signifikan. Ketahui penyebab, dampak, dan cara menurunkannya menurut dokter.
BGN akan menangguhkan SPPG tanpa Sertifikat Laik Higiene dan Sanitasi. Kebijakan ini demi menjaga kualitas Program Makan Bergizi Gratis.
Serangan Israel ke Lebanon kembali meningkat. Puluhan wilayah dihantam, korban tewas bertambah. Simak perkembangan terbaru konflik Timur Tengah.
Kesbangpol DIY menyelenggarakan pendidikan politik perempuan di Wates, Kabupaten Kulonprogo, Rabu (13/5/2026). Pendidikan ini ditujukan untuk mendorong kaum Haw