Pemda DIY Hentikan Sementara Menu MBG yang Diduga Bermasalah
Pemda DIY menghentikan sementara menu MBG yang diduga memicu gangguan kesehatan puluhan siswa di Kulonprogo. Investigasi dan pengujian sampel makanan masih berl
Tumpukan tabung LPG di salah satu pangkalan Sorosutan, Umbulharjo, Jumat (25/8/2023). Harian Jogja/Anisatul Umah\r\n\r\n
Harianjogja.com, JOGJA—PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah menyebut, perseroan menggunakan semacam situs internet dalam melakukan pendataan pembeli LPG 3 Kg (LPG bersubsidi). Aksesnya diberikan kepada pangkalan LPG 3 Kg.
Area Manager Communication, Relation & Corporate Social Responsibility (CSR) Regional Jawa Bagian Tengah PT Pertamina Patra Niaga Brasto Galih Nugroho mengatakan apabila sudah terdaftar menggunakan NIK/KK, masyarakat bisa melakukan pembelian di semua pangkalan resmi. Menurutnya pangkalan resmi punya penanda papan nama pangkalan.
"Yang digunakan [dalam pendataan] semacam situs internet yang aksesnya diberikan kepada pangkalan LPG 3 kg," ucapnya, Sabtu (26/8/2023).
BACA JUGA: Wow! 10.000 Penari Montro di Parangkusumo Pecahkan Rekor Muri
Dia menjelaskan, mulanya peruntukan LPG 3 Kg di pangkalan untuk konsumen akhir minimal 70%, dan sisanya 30% adalah untuk pengecer. Kemudian komposisi tersebut diubah menjadi 80% konsumen akhir, dan pengecer 20% saja. Menurutnya perubahan komposisi ini untuk memastikan distribusi LPG 3 Kg di pangkalan lebih banyak dijual kepada konsumen akhir.
"Berdasarkan Surat Direktur Jenderal Migas No. T-190/MG.05/DJM/2023 tanggal 8 Januari 2023 perihal Kewajiban Penyediaan dan Pendistribusian LPG Tabung 3 Kg, pangkalan diwajibkan mendistribusikan minimal 80% LPG subsidi langsung kepada konsumen akhir mulai 1 Maret 2023. Artinya maksimal 20% diperuntukkan untuk pengecer," jelasnya.
Pertamina mengimbau kepada konsumen untuk membeli LPG 3 Kg sesuai kewajaran. Tujuannya agar produk subsidi LPG 3 Kg tidak disalahgunakan.
BACA JUGA: Rekrutmen CPNS Dibuka 17 September, Segini Rincian Gajinya per Bulan, Mau?
Apabila dalam proses pendataan oleh pangkalan ditemukan suatu kendala, maka pangkalan bisa menghubungi pihak agen. Agen melakukan sosialisasi dan dan dukungan kepada pangkalan. Dan saat ini mayoritas pangkalan sudah bisa bertransaksi.
"Pertamina mengimbau warga mampu untuk beli LPG non subsidi." lanjutnya.
Sebelumnya, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengatur pembelian LPG 3 Kg (LPG bersubsidi) dengan pencocokan data. Per 1 Januari 2024 mendatang, hanya pengguna yang telah terdata saja yang boleh membeli LPG 3 Kg. Pendataan yang saat ini mulai dilakukan berbasis pada KTP/KK.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemda DIY menghentikan sementara menu MBG yang diduga memicu gangguan kesehatan puluhan siswa di Kulonprogo. Investigasi dan pengujian sampel makanan masih berl
CORE Indonesia menyebut masih ada 1 juta ton molase yang berpotensi mendukung bioetanol. Pemerintah menargetkan penerapan E10 mulai 2027.
Pilur Gunungkidul 2026 dipastikan tanpa perpanjangan pendaftaran. Sebanyak 99 bakal calon lurah mendaftar di 31 kalurahan.
Mendikdasmen Abdul Mu'ti dan Menteri Pendidikan Singapura Desmond Lee memperkuat kerja sama pendidikan, AI, pembaruan MoU, dan akses belajar.
Korlantas Polri menegaskan informasi aturan baru denda ban gundul Rp250.000 adalah hoaks. Sanksi tersebut sudah diatur dalam UU LLAJ.
Febri Diansyah mengungkap alasan menerima penunjukan sebagai kuasa hukum eks Jampidsus Febrie Adriansyah dan menegaskan fokus pada pembelaan hukum klien.