Usulan MSCI Jadi Sorotan, Ekonom UGM Ungkap Risiko Saham RI
IHSG sempat anjlok 11,57% pada Oktober 2026. BEI DIY mengingatkan investor memahami risiko, sementara ekonom UGM menjelaskan usulan MSCI.
Tiang listrik yang patah./Istimewa-Instagram @merapi_uncover
Harianjogja.com, SLEMAN—Terkait dengan patahnya tiang listrik dan mengakibatkan kerusakan sepeda motor di depan kantor KUA Kapanewon Turi pada Kamis (21/9/2023) dini hari WIB, Ombudsman Republik Indonesia (ORI) DIY menurunkan tim Reaksi Cepat Ombudsman (RCO). Hal itu dilakukan untuk mengumpulkan informasi dan penjelasan guna mendeteksi ada tidaknya dugaan malaadministrasi.
Kepala Keasistenan Pemeriksaan ORI DIY, Muhson Andika mengatakan tim sudah ke lapangan untuk mengumpulkan informasi terkait patahnya tiang listrik ini. "Betul bahwa ada tiang patah dan saat ini sedang dalam perbaikan. Kejadian tadi malam sekitar 00.30 WIB, dan ada satu korban. Polsek Turi sudah memfasilitasi antara PLN dengan korban," kata dia, Kamis.
Menurutnya tim RCO hari ini baru mengumpulkan informasi, nantinya dibuat laporan. Sehingga belum bisa dipastikan apakah terjadi pelanggaran maladministrasi atau tidak. Sebab ini masih tahap awal. "Tahapan kami ke lapangan baru susun analisa. Belum [dipastikan adanya pelanggaran malaadministrasi]," kata dia.
BACA JUGA: Tiang Listrik di Turi Patah dan Sebabkan Pemotor Jadi Korban, Begini Penjelasan PLN
Diberitakan sebelumnya di media sosial, viral insiden patahnya sebuah tiang listrik patah di depan kantor KUA Kapanewon Turi pada Kamis (21/9/2023) dini hari.
Informasi kali pertama dibagikan oleh @merapi_uncover pada Jumat (22/9/2023). Bahkan dalam unggahannya, disebutkan bahwa ada satu orang yang menjadi korban.
Menanggapi hal ini, Humas PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Yogyakarta, Rina Wijayanti mengatakan PLN pertama kali menerima informasi tiang listrik patah pada pukul 00.30 WIB, karena listrik padam.
Setelah menerima laporan, petugas dari PLN melakukan penelusuran terkait dengan patahnya tiang listrik tersebut. Hasilnya, kata Rina, diindikasikan karena tersangkut truk. "Tiang patah itu ada indikasinya, termasuk truk. Karena enggak mungkin kalau tiang bisa patah. Karena bukan jatuh [roboh], disinyalir tersangkut truk," ucapnya, Jumat (22/9/2023).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
IHSG sempat anjlok 11,57% pada Oktober 2026. BEI DIY mengingatkan investor memahami risiko, sementara ekonom UGM menjelaskan usulan MSCI.
Hunter’s Moon 26 Oktober 2026 dapat diamati dengan mata telanjang. Simak jadwal kemunculan Bulan, asal-usul nama, dan kewaspadaan banjir rob.
Timnas Indonesia dijadwalkan menghadapi Jepang, Qatar, dan Thailand di Grup F Piala Asia 2027. Simak tanggal dan jam pertandingannya.
Kunjungan tersebut menjadi kesempatan untuk menyerap berbagai aspirasi masyarakat, mulai dari persoalan nelayan, pengembangan energi hijau, hingga penghayat kep
Kapan waktu terbaik untuk sunat anak laki-laki? Kenali pertimbangan usia, manfaat, kondisi medis, dan hal yang perlu diperiksa sebelum sunat.
Petugas dan tim relawan diminta untuk tetap bertahan di pos masing-masing untuk melakukan evaluasi dan penyisiran secara menyeluruh.