Promo HUT RI dari KAI, Tiket Kereta Ekonomi Dapat Potongan 17 Persen
KAI menghadirkan promo spesial HUT Kemerdekaan RI ke-81 berupa diskon tiket kereta api ekonomi komersial sebesar 17% untuk keberangkatan 17 Agustus 2026.
Tiang listrik yang patah./Istimewa-Instagram @merapi_uncover
Harianjogja.com, SLEMAN—Terkait dengan patahnya tiang listrik dan mengakibatkan kerusakan sepeda motor di depan kantor KUA Kapanewon Turi pada Kamis (21/9/2023) dini hari WIB, Ombudsman Republik Indonesia (ORI) DIY menurunkan tim Reaksi Cepat Ombudsman (RCO). Hal itu dilakukan untuk mengumpulkan informasi dan penjelasan guna mendeteksi ada tidaknya dugaan malaadministrasi.
Kepala Keasistenan Pemeriksaan ORI DIY, Muhson Andika mengatakan tim sudah ke lapangan untuk mengumpulkan informasi terkait patahnya tiang listrik ini. "Betul bahwa ada tiang patah dan saat ini sedang dalam perbaikan. Kejadian tadi malam sekitar 00.30 WIB, dan ada satu korban. Polsek Turi sudah memfasilitasi antara PLN dengan korban," kata dia, Kamis.
Menurutnya tim RCO hari ini baru mengumpulkan informasi, nantinya dibuat laporan. Sehingga belum bisa dipastikan apakah terjadi pelanggaran maladministrasi atau tidak. Sebab ini masih tahap awal. "Tahapan kami ke lapangan baru susun analisa. Belum [dipastikan adanya pelanggaran malaadministrasi]," kata dia.
BACA JUGA: Tiang Listrik di Turi Patah dan Sebabkan Pemotor Jadi Korban, Begini Penjelasan PLN
Diberitakan sebelumnya di media sosial, viral insiden patahnya sebuah tiang listrik patah di depan kantor KUA Kapanewon Turi pada Kamis (21/9/2023) dini hari.
Informasi kali pertama dibagikan oleh @merapi_uncover pada Jumat (22/9/2023). Bahkan dalam unggahannya, disebutkan bahwa ada satu orang yang menjadi korban.
Menanggapi hal ini, Humas PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Yogyakarta, Rina Wijayanti mengatakan PLN pertama kali menerima informasi tiang listrik patah pada pukul 00.30 WIB, karena listrik padam.
Setelah menerima laporan, petugas dari PLN melakukan penelusuran terkait dengan patahnya tiang listrik tersebut. Hasilnya, kata Rina, diindikasikan karena tersangkut truk. "Tiang patah itu ada indikasinya, termasuk truk. Karena enggak mungkin kalau tiang bisa patah. Karena bukan jatuh [roboh], disinyalir tersangkut truk," ucapnya, Jumat (22/9/2023).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KAI menghadirkan promo spesial HUT Kemerdekaan RI ke-81 berupa diskon tiket kereta api ekonomi komersial sebesar 17% untuk keberangkatan 17 Agustus 2026.
Kemenkes membangun rumah sakit lapangan di Ruteng untuk korban gempa. Fasilitas dilengkapi ruang operasi dan ditargetkan 100 tempat tidur.
Museum di Indonesia mulai memanfaatkan teknologi digital untuk memperkaya pengalaman belajar sejarah. Kunjungan museum dan cagar budaya mencapai 4,32 juta pada
Kenali 8 jenis rangka motor sebelum membeli. Simak karakter setiap rangka dan tips merawatnya agar motor tetap stabil dan awet.
Big Bad Wolf Books kembali ke Jogja pada 3–13 September di JEC dengan jutaan buku dan target kenaikan pengunjung 5–7 persen.
Pemda DIY menyalurkan 40 kilogram obat-obatan melalui Tim FK-KMK UGM untuk korban bencana di Kabupaten Ngada, NTT.