Panas Bumi Ungaran Dikembangkan, PLN Siapkan PLTP 55 MW
PLN mendapat penugasan mengembangkan WKP Ungaran hingga 55 MW. Proyek masih dalam tahap studi dengan kajian lingkungan dan sosial.
Ilustrasi jalan tol. /JIBI-M. Ferri Setiawan
Harianjogja.com, JAKARTA—PT Jasa Marga (Persero) Tbk. (JSMR) mencatat pendapatan pengelola Tol Trans Jawa mencapai Rp1,76 triliun per semester I/2023, dengan lalu lintas rata-rata harian (LHR) 1,11 juta kendaraan.
Berdasarkan laporan Jasa Marga, LHR per kuartal III/2023 tersebut mengalami peningkatan 3,12% dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2019 atau tepatnya saat Tol Trans Jawa resmi beroperasi.
Direktur Utama PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) Rudi Kurniadi menjelaskan setelah dilakukan spin off pada 13 ruas jalan Tol Trans Jawa dari induk, pihaknya terus berupaya meningkatkan kualitas layanan operasional. JSMR Chart by TradingView Upaya itu dinilai berbuah manis. Sepanjang semester I/2023, pendapatan tol JTT mencapai Rp1,76 triliun atau berkontribusi 28,77% dari total pendapatan tol konsolidasi yang dirangkum Jasa Marga Group.
“Pendapatan ini juga setara dengan 28,77% dari total pendapatan tol konsolidasi Jasa Marga Group yang menjadikan kami sebagai anak perusahaan penyumbang pendapatan tertinggi di seluruh ruas jalan tol Jasa Marga,” katanya belum lama ini.
Rudi menambahkan prospek Jalan Tol Trans Jawa secara jangka panjang masih sangat baik, khususnya potensi traffic yang diproyeksikan akan terus mengalami peningkatan dari waktu ke waktu.
Ekspansi kawasan industri dan perumahan di sekitar Bekasi, Cikarang, dan Karawang hingga pengembangan Pelabuhan Internasional Patimban, Jawa Barat, dinilai berpeluang meningkatkan lalu lintas di Tol Trans Jawa. Potensi lain datang dari Jawa Tengah lewat interkoneksi kawasan industri di Batang, Kendal, dan Kaliwungu.
Trans Jawa akan terkoneksi dengan Jalan Tol Solo- Yogyakarta-YIA Kulonprogo dan Jalan Tol Yogyakarta-Bawen yang juga dikelola oleh Jasa Marga. Sementara itu, Corporate Communication & Community Development Group Head Jasa Marga, Lisye Octaviana, menuturkan JSMR melalui PT Jasamarga Transjawa Tol mengelola 62% dari keseluruhan panjang Tol Trans Jawa.
BACA JUGA : Jadwal Ganjil Genap di Jalan Tol Trans Jawa Selama Mudik Lebaran 2023
Menurutnya, Tol Trans Jawa berkontribusi besar bagi pertumbuhan ekonomi dan sosial Indonesia melalui efek berganda di berbagai sektor, di antaranya efisiensi biaya logistik, percepatan konektivitas antardaerah, hingga pengembangan wilayah sekitar jalan tol. “Selama empat tahun beroperasi, kami mencatat peningkatan LHR yang signifikan seiring dengan terintegrasinya setiap ruas yang ada di koridor Jalan Tol Trans Jawa,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
PLN mendapat penugasan mengembangkan WKP Ungaran hingga 55 MW. Proyek masih dalam tahap studi dengan kajian lingkungan dan sosial.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarifnya Rp8.000.
Indonesia masih berpeluang menambah emas Asian Games 2026 lewat sepak takraw dan padel setelah mengoleksi 35 medali.
KBRI Bangkok mengimbau WNI di Thailand memantau cuaca dan kondisi jalan untuk mengantisipasi banjir hingga 7 Oktober 2026.
Hashim mundur dari WIFI. Pengamat menilai Internet Rakyat dan pemanfaatan spektrum 1,4 GHz tetap berjalan sesuai komitmen perusahaan.
DPRD Kota Jogja mendorong pengembangan UMKM secara merata hingga tingkat kampung melalui promosi, pemasaran, dan dukungan berkelanjutan.