BEDAH BUKU: UMKM Didorong Naik Kelas lewat Penguatan Branding
Anggota DPRD DIY, Rahayu Widi Nuryani, mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memperkuat branding agar produk tidak hanya viral
Direktur Operasional Toko Progo, Lie Tan Nie (kiri) dan Owner Toko Progo, Djawadi (kanan) beserta istri, dalam acara HUT Ke-55 Toko Progo, Jumat (20/10/2023). Anisatul Umah-Harian Jogja.
Harianjogja.com, JOGJA—Toko Progo menggelar perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-55 di Lobby Toko Progo, Jalan Suryotomo No.29, Jumat (20/10/2023). Perayaan ini dihadiri oleh Owner Toko Progo, Djawadi beserta istri.
Direktur Operasional Toko Progo, Litanni berharap dalam perayaan HUT Ke-55 ini Toko Progo bisa semakin maju dan berkembang. Toko Progo juga berencana membuka cabang yang lebih banyak lagi.
"Kami berharap Toko Progo bisa semakin maju dan berkembang. Di sini one stop shopping, lengkap barang apapun ada. Belanja di sini semua ada," ucapnya.
Menurutnya resep Toko Progo bisa bertahan sampai usia 55 adalah bekerja keras, dan khususnya selalu mempertahankan harga yang murah, dibandingkan toko lain. "Kami selalu mempertahankan harga yang murah dan juga pelayanan yang baik," katanya.
Dalam rangka hari jadinya, Toko Progo juga memberikan promo menarik seperti diskon hingga 55% dan harga serba 55, berlaku sampai dengan 31 Oktober 2023.
BACA JUGA: Menguat Kabar Potensi Gibran Dampingi Prabowo, PAN: Kami Terima
Marketing Toko Progo, Maskhun Sofwan mengatakan promo harga serba 55 yakni mulai dari Rp5.500, Rp55.000, hingga Rp550.000. "Dan ada promo lain dari swalayan alat rumah tangga, elektronik sampai dengan alat kebutuhan sekundernya kami ada promo juga. Terus ada lelang elektronik, barang elektronik dijual lebih murah dari harga normal, sistemnya lelang di 20-22 Oktober. Di 22 Oktober kami umumkan pemenang lelang."
Dia mengatakan saat ini Toko Progo punya tiga cabang di Jalan Suryotomo, di Jalan Palagan Tentara Pelajar, dan di Jalan Jambon. Diharapkan pada tahun-tahun berikutnya bisa ekspansi lokasi baru lagi, khususnya di DIY, dan harapannya lebih luas lagi.
"Kami berencana dalam waktu dekat mau ekspansi di pasar-pasar area. Kota, Sleman sudah ada, area Barat sudah ada, harapannya tahun depan ekspansi area Timur, Selatan."
Menurutnya di tengah merajalelanya toko online, Progo masih bertahan dengan tetap menjaga kualitas layanan dengan jargon #semuaada #murahsetiaphari. Pelanggan masih mencari pengalaman langsung belanja di toko.
"Harapannya Progo bisa eksis, lebih baik, berkembang maju, dan ekspansi bisnis. Sehingga masyarakat umum bisa merasakan belanja murah setiap hari." (BC)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Anggota DPRD DIY, Rahayu Widi Nuryani, mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memperkuat branding agar produk tidak hanya viral
MA mengoreksi perhitungan kerugian negara kasus korupsi timah. Dari Rp300 triliun, kerugian keuangan negara ditetapkan Rp28,9 triliun.
Pemkab Temanggung mendukung wacana guru PPPK menjadi ASN pusat. Beban APBD daerah berpotensi berkurang sekitar Rp150,5 miliar.
DPRD Bantul mengkaji usulan perubahan Perbup BUMKalma setelah pengelola menyoroti kebutuhan operasional dan penguatan kelembagaan.
Perpres ojol masih difinalisasi Komdigi. Pemerintah menguji formula bagi hasil yang adil bagi pengemudi dan menjaga bisnis platform ride-hailing.
BNN menangkap MR alias Bos Gendut, buronan kasus sabu 98 kg, di salon Mangga Besar. BNN juga menyita uang dan aset Rp39,95 miliar.