Tabrakan Kereta di India Tewaskan 200 Orang Lebih
Dua kereta penumpang dan satu kereta barang bertabrakan dalam sebuah kecelakaan di kota Balasore di negara bagian Odisha, India.
Ilustrasi pesawat Airasia lepas landas./Bisnis Indonesia-Paulus Tandi Bone
Harianjogja.com, JAKARTA–Grup AirAsia mengevaluasi opsi penggalangan dana untuk rencana listing di Bursa AS setelah perusahaan tersebut terkena dampak pandemi Covid-19. Capital A Bhd., induk AsiaAsia di Malaysia pun berencana menggalang dana senilai US$1 miliar setara Rp15,87 triliun dari sumber utang dan penerbitan saham.
Perusahaan juga akan mencatatkan saham beberapa unit bisnisnya melalui jalur special purpose acquisition company (SPAC). Sumber Financial Times (FT) melaporkan CEO Capital A Tony Fernandes telah menyetujui kesepakatan dengan Aetherium Acquisition, sebuah perusahaan akuisisi bertujuan khusus (SPAC), dan berencana untuk mencatatkan saham perdana beberapa unit bisnis pada tahun depan. Unit bisnis yang akan berkolaborasi dengan SPAC itu termasuk bisnis baru yang bertujuan memperluas merek AirAsia ke perusahaan-perusahaan sebagai waralaba maskapai penerbangan di negara-negara berkembang.
Baca Juga: AirAsia Siapkan Taksi Online di Indonesia
Grup AirAsia sebelumnya telah mengevaluasi opsi penggalangan dana untuk rencana listing di Bursa AS setelah perusahaan tersebut terkena dampak pandemi pembatasan perjalanan di Asia, sehingga Bursa Malaysia Securities mengklasifikasikannya sebagai perusahaan PN17, atau mengalami tekanan finansial, pada tahun lalu.
Baca Juga: Kisah Hidup Tony Fernandes, Mantan Pelayan Restoran yang Jadi Bos AirAsia
“Adapun potensi penggalangan dana juga mencakup pinjaman US$150 juta dari Bangkok Bank bulan ini,” kata laporan FT, dilansir dari Reuters, Rabu (25/10/2023).
Baca Juga: Duh, Seluruh Barang Bagasi Ketinggalan, Penumpang Air Asia Lancarkan Protes
Grup AirAsia sebelumnya telah mengevaluasi opsi penggalangan dana untuk rencana listing di Bursa AS setelah perusahaan tersebut terkena dampak pandemi pembatasan perjalanan di Asia, sehingga Bursa Malaysia Securities mengklasifikasikannya sebagai perusahaan PN17, atau mengalami tekanan finansial, pada tahun lalu. “Adapun potensi penggalangan dana juga mencakup pinjaman US$150 juta dari Bangkok Bank bulan ini,” kata laporan FT, dilansir dari Reuters, Rabu (25/10/2023).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Dua kereta penumpang dan satu kereta barang bertabrakan dalam sebuah kecelakaan di kota Balasore di negara bagian Odisha, India.
Ramalan zodiak Minggu 17 Mei 2026 memprediksi Pisces jadi zodiak paling beruntung, sementara Aries diminta waspada soal finansial.
Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin menghadapi pasangan India pada final Thailand Open 2026 setelah tampil impresif tanpa kehilangan gim.
Primbon Jawa menyebut Minggu Wage menjadi hari pantangan bagi weton Kamis Legi dan Kamis Pahing untuk acara penting.
Tanggal 17 Mei diperingati sebagai Hari Buku Nasional, Hari Hipertensi Sedunia, dan Hari Telekomunikasi Sedunia. Berikut maknanya.
Beragam acara seru digelar di Jogja Minggu 17 Mei 2026, mulai wisata budaya, pameran seni, pesta buku hingga expo kendaraan listrik.