Menyulitkan Difabel, Regol Ayom di Sirip Malioboro Akan Dievaluasi
Regol Ayom di sirip Malioboro menyulitkan pengguna kursi roda. Pemda DIY akan mengevaluasi desain portal agar akses difabel tetap tersedia.
Pemudik bersiap menaiki bus tujuan luar daerah di terminal Giwangan, Kota Jogja, Jumat (23/4/2021). /Harian Jogja-Yosef Leon
Harianjogja.com, JOGJA—Badan Pusat Statistik (BPS) DIY mencatat pertumbuhan ekonomi Triwulan III/ 2023 sebesar 4,96% secara tahunan (year-on-year/yoy). Sektor transportasi turut berkontribusi positif pada perekonomian DIY.
Meski tidak masuk lima besar sektor penyumbang pertumbuhan ekonomi DIY, sektor transportasi tumbuh 13,35% menyumbang 5,58% pada struktur Produk Domestik Regional Bruto (PDRB). "Ada beberapa kegiatan yang justru meningkat lebih cepat lagi antra lain transportasi, meningkat 13,35 persen. Kita tahu pada 2022 masih menghadapi pandemi, sehingga mobilitas penduduk masih lebih rendah dibandingkan 2023 Triwulan III," kata Statistisi Ahli Utama BPS DIY, Sentot Bangun Widoyono dalam konferensi pers beberapa hari lalu.
Baca Juga: Dukung Trans Jogja, Angkutan Umum ke Wisata Parangtritis Akan Dibuka Kembali
Ketua Paguyuban Pelaku Angkutan Pariwisata Yogyakarta, Hantoro mengatakan kenaikan transportasi disebabkan beberapa faktor. Seperti tempat pariwisata yang sudah mulai dibuka, sekolah dan kampus yang mulai melakukan kegiatan studi, hingga kunjungan dari industri.
"Itu banyak yang gunakan jasa angkutan pariwisata, pasti saja kenaikan itu didukung dari dibukanya tempat wisata, sekolah dan kampus dan intansi sudah perjalanan dinas," ucapnya, Kamis (9/11/2023).
Baca Juga: Transportasi Publik di DIY Tak Laku, Pengamat: Persulit Akses Kendaraan Pribadi!
Menurutnya pengguna layanan transportasi tahun ini sudah lebih flat dibandingkan tahun lalu yang cenderung naik turun. Di akhir tahun akan banyak siswa, mahasiswa, dasawisma hingga pengajian yang lakukan kegiatan wisata.
"Ya sudah stabil [tahun ini] karena sudah gak ada larangan, sudah enggak ada berita omicron dan lainnya."
Baca Juga: Jadwal Keberangkatan Bus Damri Jogja-Bandara YIA, Klik di Sini
Lebih lanjut dia menyampaikan, terkait dengan tahun politik akan ada pengaruhnya. Misalnya saat sedang ada pegerakan masa mungkin transportasi akan kecipratan berkah dengan disewa. Namun di sisi lain saat kampanye jalanan akan macet dan kurang kondusif.
"Di saat pergerakan masa kepentingan pergerakan masa mungkin disewa tapi di saat kampanye seperti itu kami juga gak bisa jalan keadaan ya, juga macet dan juga gak kondusif keamanannya."
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Regol Ayom di sirip Malioboro menyulitkan pengguna kursi roda. Pemda DIY akan mengevaluasi desain portal agar akses difabel tetap tersedia.
Debut resmi Shin Tae-yong bersama Persija berbuah manis. Macan Kemayoran menang 1-0 atas Borneo FC di Stadion Segiri lewat gol Alexander Jeremejeff.
Jadwal MotoGP San Marino 2026 lengkap 11-13 September. Simak jadwal latihan, kualifikasi, Sprint Race hingga Grand Prix dalam WIB.
Media Vietnam menyoroti kekuatan Timnas Indonesia jelang FIFA ASEAN Cup 2026. Skuad Garuda berpeluang diperkuat pemain diaspora dari Eropa.
Kuota LPG 3 kg 2026 diproyeksikan tak cukup karena konsumsi mencapai 8,67 juta ton. Pertamina dorong pembelian lewat pangkalan resmi.
Penelitian selama beberapa dekade menemukan pola alasan perceraian, mulai dari kurangnya komitmen, perselingkuhan, konflik hingga masalah komunikasi.