Kehidupan Seni Malioboro Digairahkan Lagi lewat Nol Koma #1
Komunitas Malioboro Classical menghadirkan acara bertajuk 0, Nol Koma #1 untuk menggairahkan lagi kehidupan seni di Malioboro.
Ilustrasi uang rupiah - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Bank Raya, bank digital yang didukung ekosistem BRI Group dengan akses dan jaringan terluas di Indonesia, terus memperluas penetrasi layanan bank digital untuk merespon kebutuhan transaksi perbankan masyarakat yang terus meningkat.
Kali ini, untuk mendukung aspirasi Bank Raya menjadi mitra bertumbuh para pelaku usaha, Bank Raya menghadirkan inovasi fitur penyimpanan digital, yaitu Saku Bisnis. Saku Bisnis akan melengkapi fitur aplikasi Raya yang saat ini hadir membantu para nasabah personal dalam mengelola keuangan dan transaksi harian mereka.
Direktur Retail Agri dan Pendanaan Bank Raya, Dedy Hendrianto, menuturkan Bank Raya gencar menyosialisasi Saku Bisnis untuk para pelaku usaha di berbagai daerah, salah satunya kepada ratusan pelaku usaha dan UMKM di Surakarta yang dilakukan Community Branch Bank Raya Solo.
Sebagai kota budaya dan kota kreatif, Surakarta memiliki potensi pertumbuhan jumlah pelaku usaha yang besar. Data Kementerian Koperasi dan UMKM 2022 menyebutkan jumlah UMKM Kota Surakarta sebesar 17.964 unit usaha atau 12,69% dari jumlah UMKM Jawa Tengah sebanyak 141.530 unit usaha.
“Kehadiran fitur Saku Bisnis sangat tepat untuk membantu para pelaku usaha yang sedang merintis usahanya maupun yang ingin mengembangkan bisnisnya dengan pengelolaan keuangan yang lebih baik,” paparnya dalam rilis kepada Harian Jogja, Senin (27/11/2023).
Fitur Saku Bisnis ini memiliki berbagai menu untuk membantu operasional bisnis seperti mass transfer yang memungkinkan nasabah untuk transfer sekaligus ke 10 rekening tujuan secara real-time, untuk memudahkan transaksi payroll atau pembayaran kepada penyuplai.
Selain itu, nasabah juga dapat memisahkan dana untuk usaha dengan membuat hingga lima saku bisnis berbeda serta melakukan pengecekan mutasi rekening sehingga dapat memantau operasional keuangan bisnis dengan baik.
“Ke depannya Bank Raya akan terus memperluas penetrasi produk-produk perbankan digital kami, hingga menjangkau ke berbagai daerah lainnya, agar semakin banyak nasabah yang memanfaatkan kemudahan transaksi perbankan digital menggunakan Bank Raya untuk pengelolaan keuangannya,” ucap Dedy.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Komunitas Malioboro Classical menghadirkan acara bertajuk 0, Nol Koma #1 untuk menggairahkan lagi kehidupan seni di Malioboro.
Polri menetapkan 196 tersangka dari 245 laporan karhutla hingga 28 September 2026. Kasus yang melibatkan korporasi juga terus didalami.
Bulog memastikan Beras Kita Premium dapat digunakan untuk kebutuhan MBG sesuai arahan pemerintah, sementara beras fortifikasi bukan pengganti beras premium.
Penempatan lintas daerah manajer KDKMP dilakukan untuk pemerataan SDM. Status tetap berlaku dan lokasi bisa disesuaikan dengan domisili.
Indonesia baru memiliki 66 dokter aritmia untuk sekitar 280 juta penduduk. Akses deteksi dini dan terapi gangguan irama jantung perlu diperluas.
Jadwal PSIM Jogja vs Persija pada 10 Oktober 2026 dimajukan ke pukul 15.30 WIB di Stadion Sultan Agung karena pertimbangan keamanan.