MORAZEN Yogyakarta Dukung Tumbuh Kembang Anak lewat MORA Impact
MORAZEN Yogyakarta kembali menjalankan program MORA Impact sebagai bagian dari komitmen Environmental, Social, and Governance (ESG)
Salah satu bentuk kepedulian PLN terhadap warga yang kurang mampu diwujudkan melalui program Light Up The Dream (LUTD) di Karang Tengah dan Wukirsari, Bantul. - ist/PLN
JOGJA—Salah satu bentuk kepedulian PLN terhadap warga yang kurang mampu diwujudkan melalui program Light Up The Dream (LUTD) di Karang Tengah dan Wukirsari, Bantul. LUTD adalah penggalangan dana dari pegawai PLN yang bertujuan memberikan bantuan pemasangan baru listrik secara gratis kepada warga yang membutuhkan di seluruh wilayah Indonesia.
Kegiatan ini dikemas sebagai program kolaborasi Pemerintah Provinsi DIY dan PT PLN (Persero) melalui Penanganan Rumah Tidak Layak Huni Terintegrasi yang merupakan program Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan Dan Energi Sumber Daya Mineral Daerah Istimewa Yogyakarta (PUP ESDM DIY) membangun rumah warga kurang mampu yang tidak layak huni.
Peresmian Integrasi Bantuan Keuangan Khusus Rintisan Desa Mandiri Budaya dan Penanganan Rumah Layak Huni Terintegrasi ini dilaksanakan oleh Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta dan dihadiri juga oleh Bupati Bantul, tanggal 18 Desember 2023 di desa Wukirsari, Imogiri, Bantul.
BACA JUGA: Sleman Aman Dikunjungi Wisatawan, Dispar: Erupsi Merapi Jadi Daya Tarik Wisata
Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengkubuwono X menyampaikan apresiasinya atas program LUTD yang digawangi PT PLN (Persero) ini, yang telah dikolaborasikan juga dengan program pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta yaitu program Penanganan Rumah Layak Huni Terintegrasi.
“Mari kita bersama-sama melangkah maju menuju masa depan yang lebih cerah, di mana setiap wilayah merasakan kesejahteraan yang sama” ungkapnya optimistis.
Tujiyah, salah satu warga yang mendapat bantuan ini menyampaikan terima kasih kepada PLN, sehingga saat ini dapat menikmati listrik di rumahnya yang sebelumnya menyalur dari tetangga.
“Selama 30 tahun ini kami sekeluarga menyalur listrik dari rumah tetangga dan sekarang alhamdulillah mendapat bantuan pasang baru listrik dan instalasi penerangan dari PLN. Kami mengucapkan terima kasih banyak kepada PT PLN (Persero),” ucapnya penuh syukur.
General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jawa Tengah dan DIY, Mochamad Soffin Hadi yang juga hadir pada kesempatan tersebut menyampaikan komitmen perusahaannya dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat.
"PT PLN (Persero) telah memberikan bantuan LUTD sebanyak 153 kepala keluarga di tahun 2023 yang tersebar di wilayah kerja Jateng dan DIY. Total tingkat nasional sebanyak 2.562 kepala keluarga sudah menikmati program ini. Diharapkan seluruh warga di pelosok tanah air ikut menikmati listrik yang digunakan untuk kehidupan sehari - hari, termasuk bagi Saudara-Saudara kita yang kurang mampu”, kata Soffin. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
MORAZEN Yogyakarta kembali menjalankan program MORA Impact sebagai bagian dari komitmen Environmental, Social, and Governance (ESG)
Sebanyak 3.393 PPPK paruh waktu di Bantul resah kontrak berakhir September 2026 di tengah pembatasan belanja pegawai daerah.
Kelurahan Keparakan menggelar pelatihan menulis aksara Jawa untuk melestarikan budaya dan menarik minat generasi muda di Jogja.
KA Prameks kembali padat penumpang Senin ini, cek jadwal lengkap rute Jogja–Kutoarjo.
Kulonprogo siapkan program Kampung Redam untuk mencegah konflik horizontal. Lima kalurahan disiapkan menjadi proyek percontohan.
Kejagung menetapkan empat tersangka baru kasus korupsi IUP PT QSS terkait dugaan ekspor bauksit ilegal di Kalimantan Barat.