Tingkat Pengangguran Sarjana DIY Capai 3,94%, Disnakertrans Ungkap Penyebabnya
TPT lulusan D4-S3 di DIY mencapai 3,94% pada Mei 2026. Disnakertrans DIY menyoroti ketidaksesuaian kompetensi dan kebutuhan industri.
Ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat sampai dengan 26 Januari 2024 tercatat ada 27 perusahaan masuk dalam daftar antrian penawaran umum saham perdana atau initial public offering (IPO) BEI.
Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna mengatakan dari 27 perusahaan yang antre IPO terdapat 6 perusahaan yang memiliki aset skala besar atau diatas Rp250 miliar.
Kemudian dua lainnya merupakan aset skala kecil atau di bawah Rp50 miliar, dan 19 lainnya merupakan perusahaan dengan aset skala menengah atau antara Rp50 miliar-Rp250 miliar.
"Klasifikasi aset perusahaan yang berada dalam pipeline merujuk pada POJK Nomor 53/POJK.04/2017," ucapnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (27/01/2024).
Apabila dirinci berdasarkan sektor terdapat dua perusahaan dari sektor basic materials, enam perusahaan dari sektor consumer cyclicals, tiga perusahaan dari sektor consumer non-cyclicals, satu perusahaan dari sektor energi.
BACA JUGA: Berikut Susunan Pemain Indonesia vs Australia pada 16 Besar Piala Asia
"Tujuh perusahaan dari sektor industrials, 1 perusahaan dari sektor infrastructures, 1 perusahaan dari sektor properties & real estate, 5 perusahaan dari sektor technology, dan 1 perusahaan dari sektor transportation & logistic," paparnya.
Sementara jumlah perusahaan yang sudah tercatat sampai dengan 26 Januari 2024 sebanyak 8 perusahaan. Dengan total dana dihimpun sebesar Rp1,36 triliun.
Sebelumnya, Kepala BEI Yogyakarta, Irfan Noor Riza mengatakan pertumbuhan emiten di 2024 ini, BEI Yogyakarta menargetkan akan ada perusahaan yang melantai di BEI.
Jika lancar rencananya ada 1 atau 2 perusahaan UMKM sektor industri kreatif akan IPO [Initial Public Offering] di akhir tahun 2024 ini.
"Semoga semua proses lancar. Semoga nantinya semakin banyak perusahaan-perusahaan di DIY yang IPO di BEI," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
TPT lulusan D4-S3 di DIY mencapai 3,94% pada Mei 2026. Disnakertrans DIY menyoroti ketidaksesuaian kompetensi dan kebutuhan industri.
Konflik Saudi-Houthi memanas. Pemerintah diminta memastikan keselamatan jemaah umrah, termasuk menyiapkan penundaan hingga pemulangan darurat.
Viral Bolosego diminta membayar parkir Rp2,5 juta per hari. Dishub Kota Jogja memastikan pungutan tersebut tak berizin.
Sebanyak 15 calon lurah ditetapkan untuk Pilur PAW di lima kalurahan Sleman. Lurah terpilih dijadwalkan dilantik 8 Oktober 2026.
Presiden FAM Ab Ghani Hassan menargetkan Malaysia mencapai final FIFA ASEAN Cup 2026. Harimau Malaya membawa 23 pemain, termasuk tiga nama baru.
Kejagung menyita 11 mobil milik PT PSMI terkait dugaan korupsi pemanfaatan kawasan hutan untuk perkebunan tebu di Lampung.