BGN DIY Pecat Pegawai SPPG Bantul yang Ejek Korban Keracunan MBG
Pegawai SPPG Bantul diduga mengejek korban MBG yang hilang ingatan. BGN DIY mengambil langkah pemberhentian dan evaluasi internal.
Warga memantau pergerakan saham melalui gawainya di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (18/3/2025). Antara /Sulthony Hasanuddin
Harianjogja.com, JOGJA—Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bertahan di level 8.000 sejak akhir September 2025 sampai awal Oktober 2025. Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa 7 Oktober 2025 ditutup menguat 0,36% ke level 8.169,28.
Kepala BEI Yogyakarta, Irfan Noor Riza membenarkan IHSG bertahan di level 8.000 sejak akhir bulan lalu hingga saat ini. Bahkan mencatat rekor tertinggi sepanjang masa. Menurutnya setidaknya ada 4 faktor pendukung ketahanan IHSG.
Pertama, kebijakan moneter longgar. Bank Indonesia (BI) menurunkan BI-Rate sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 4,75% pada September 2025. Menurunkan biaya pembiayaan dan meningkatkan likuiditas pasar. Sehingga mendorong investor beralih dari deposito ke saham.
Kedua, Purbaya effect. Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa meluncurkan stimulus ekonomi senilai Rp216,23 triliun, termasuk penempatan dana pemerintah Rp200 triliun ke bank BUMN, dan 17 program paket ekonomi baru.
Faktor ketiga adalah inflasi terkendali di 2,65%, surplus neraca perdagangan 5,49 miliar dolar AS, dan Purchasing Managers' Index (PMI) manufaktur ekspansif di 50,4.
"Selanjutnya [faktor] dukungan investor domestik. Meski investor asing net sell Rp3,1 triliun, investor domestik tetap solid dengan porsi 72,89% dari total transaksi," tuturnya, Rabu (8/10/2025)
Ia menjelaskan IHSG telah menguat 13,86% (year-to-date/ytd), dengan sektor teknologi naik 2,36%, sektor infrastruktur naik 2,01%, dan sektor energi naik 1,01%, di mana ketiga sektor tersebut menjadi penopang utama.
Menurutnya IHSG diperkirakan berpotensi mencapai level 8.200-8.600 pada kuartal IV 2025. Didukung efek musiman akhir tahun dan rilis laporan keuangan kuartal III yang diharapkan positif.
"Bapak Menkeu Purbaya juga optimis kebijakan stimulus akan mendorong pertumbuhan ekonomi di atas 5,5% pada kuartal IV 2025, menjadikan Indonesia salah satu emerging market dengan performa terbaik," jelasnya.
Lebih lanjut dia mengatakan meski demikian risiko dan tantangan kedepan tetap ada. Meliputi volatilitas global, potensi koreksi teknis, dan kebijakan The Fed.
"Namun dengan pondasi ekonomi dan kebijakan pro-pertumbuhan, IHSG diproyeksikan stabil dan berpeluang menguat hingga akhir tahun," lanjutnya. (**)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pegawai SPPG Bantul diduga mengejek korban MBG yang hilang ingatan. BGN DIY mengambil langkah pemberhentian dan evaluasi internal.
Cek jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Senin 28 September 2026, lengkap dengan 10 jadwal keberangkatan dari kedua arah.
Jadwal KA Bandara YIA Senin 28 September 2026 tersedia 24 perjalanan dari YIA ke Stasiun Tugu dan sebaliknya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 28 September 2026 lengkap 15 perjalanan dan tarif Rp8.000, dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur.
Cek jadwal KRL Solo-Jogja Senin 28 September 2026 dari Palur ke Jogja/Tugu, lengkap dengan waktu di setiap stasiun.
Sergey Lavrov menyerukan pembentukan Negara Palestina berdasarkan kerangka internasional dan resolusi PBB di Sidang Umum PBB.