Turun dari Bulan Lalu, Okupansi Hotel Bintang DIY Januari Hanya 53,56 Persen

Anisatul Umah
Anisatul Umah Senin, 04 Maret 2024 12:17 WIB
Turun dari Bulan Lalu, Okupansi Hotel Bintang DIY Januari Hanya 53,56 Persen

Ilustrasi kamar hotel Greenhost./Istimewa

Harianjogja.com, JOGJA—Badan Pusat Statistik (BPS) DIY mencatat Tingkat Penghunian Kamar (TPK) atau okupansi untuk hotel bintang Januari 2024 sebesar 53,56%. Secara bulanan atau (month-to-month/mtm) turun 20,17 poin persen, di mana pada Desember 2023 okupansinya mencapai 73,73%.

Kepala BPS DIY, Herum Fajarwati mengatakan penurunan ini sejalan dengan berakhirnya masa liburan, sehingga okupansi hotel turun secara mtm. Secara tahunan atau (year-on-year/yoy) juga turun 4,65 poin persen di mana pada Januari 2023 mencapai 58,21%.

"Jadi ketika Desember lalu TPK hotel untuk DIY capai 73,73% dari kapasitas yang tersedia, pada Januari ini mengalami penurunan posisinya pada 53,56%," ucapnya beberapa hari lalu.

Kemudian untuk TPK hotel non bintang sebesar 24,10% turun 9,65 poin persen di mana pada bulan sebelumnya TPK hotel non bintang mencapai 33,75%, namun secara tahunan naik 14,35 poin persen, di mana pada Januari tahun lalu 9,75%.  

Kemudian rata-rata tamu menginap di hotel bintang Januari 2024 turun 0,1 hari dari rata-rata 1,56 hari menjadi rata-rata 1,46 hari. Untuk hotel bintang hotel paling tinggi lama menginapnya adalah hotel bintang lima yakni 1,77 hari, sementara yang terendah adalah hotel bintang dua dan tiga dengan rata-rata 1,3 hari.

"Hotel non bintang mengalami penurunan 0,02 hari dari 1,16 rata-rata menjadi 1,14 hari. Untuk kelompok kamar hotel non bintang yang rata-rata lama menginap ini adalah pada kelompok kamar di atas 40. Kemudian untuk yang terendah adalah pada kelompok kamar 10-24," jelasnya.

BACA JUGA: Okupansi Hotel Tahun Ini Cuma Ditarget Naik 10 Persen, Ternyata Ini Alasannya

Lebih lanjut dia menyampaikan, jumlah tamu menginap pada Januari 2024 yang mencapai 683.335 orang turun 24,70% dibandingkan Desember 2023. Berdasarkan asal masih didomoninasi tamu dari Indonesia sebesar 98% dan tamu asing hanya sekitar 2%.

"Kemudian kalau dilihat menginap di hotel bintang atau non bintang didominasi hotel bintang 69% tamu menginap di hotel bintang sisanya 31% di hotel non bintang," paparnya.

Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DIY mencatat okupansi hotel DIY pada Januari 2024 di angka 60-70%. Menurutnya capaian ini lebih tinggi dari tahun lalu yang hanya 55%-60%.

Ketua PHRI DIY, Deddy Pranowo menjelaskan faktor pendorong okupansi hotel DIY pada Januari 2024 adalah banyaknya wisatawan yang ingin ke Jogjakarta pada Desember 2023 namun hotel-hotel sudah penuh. Sehingga dialihkan pada Januari 2024.

"[okupansi] Februari 2024 baru kita kumpulkan datanya,"ucapnya, Senin (04/03/2024). 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Ujang Hasanudin
Ujang Hasanudin Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online