Profil dan Pemilik KMP Putri Yasmin, Terbakar di Selat Lombok
Profil KMP Putri Yasmin, kapal feri buatan Jepang 1992 yang melayani rute Padangbai-Lembar dengan kapasitas penumpang dan kendaraan.
Karyawan Perusahaan Bata Purwakarta.ist/har
Harianjogja.com, PURWAKARTA—Penutupan pabrik alas kaki Bata di Purwakarta merupakan langkah inisiatif perusahaan. Tujuannya untuk mengoptimalkan operasional perusahaan guna memenuhi kebutuhan pelanggan.
Dikutip dari siaran pers, Direktur dan Sekretaris PT Sepatu Bata Tbk Hatta Tutuko mengaku menghadapi dampak pasca COVID-19 dan banyak tantangan selama empat tahun terakhir. Termasuk, katanya, perubahan perilaku konsumen yang cepat. Bata pun merasa perlu bertransformasi untuk melayani konsumen dengan lebih baik.
BACA JUGA: Ini Daftar Pabrik yang Tutup Pada 2024
"Perusahaan tidak lagi dapat melanjutkan produksi di pabrik di Purwakarta dan sebagai gantinya perusahaan akan menawarkan produk-produk baru yang menarik yang dirancang dan dikembangkan oleh Bata serta produsen lokal dari pabrik mitra kami di Indonesia, banyak di antaranya yang sudah bekerja sama dengan kami sebelumnya,” kata Hatta dikutip Kamis (9/5/2024).
Menurut Hatta, keputusan ini tidak dibuat dengan mudah dan telah melakukan evaluasi mendalam dan persetujuan antara pihak-pihak yang terkait. Penyesuaian ini juga merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk berkembang dan beradaptasi di masa-masa perubahan.
Bata telah hadir di Indonesia sejak 93 tahun silam dengan produksi pertamanya dilakukan pada tahun 1940. Selama puluhan tahun, Bata di Indonesia telah berinovasi dalam penawaran produk dan saluran bisnis dengan tujuan untuk selalu melayani dan memenuhi permintaan masyarakat Indonesia dari berbagai segmen pasar yang berbeda.
BACA JUGA: Kemenperin Nilai Strategi Bata Tutup Pabrik Kurang Tepat
Sebagai salah satu pemasar alas kaki dan ritel terkemuka di negara ini, Bata memiliki toko di seluruh negeri, dengan memegang lisensi untuk merek lainnya selain Bata, seperti Comfit, Power, Bubblegummers, North Star, B-First, dan Weinbrenner.
PT Sepatu Bata Tbk akan terus beroperasi dan melayani kebutuhan masyarakat Indonesia dengan kualitas produk terbaiknya, terus berinovasi dan meningkatkan pengalaman pelanggan melalui saluran omnichannel (www.bata.co.id), dan mengintegrasikan pengalaman langsung dari toko fisik dengan kenyamanan berbelanja online.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Profil KMP Putri Yasmin, kapal feri buatan Jepang 1992 yang melayani rute Padangbai-Lembar dengan kapasitas penumpang dan kendaraan.
Pemkot Magelang mengingatkan pentingnya menguras tangki septik berkala melalui layanan L2T2 demi sanitasi sehat dan berkelanjutan.
Prabowo menghadiri peluncuran MOLINAS di Cikarang, mencakup manufaktur, baterai, charging, pembiayaan hingga pasar.
DPRD Gunungkidul menyoroti sejumlah sekolah yang belum menerima MBG dan mendorong perluasan program agar lebih merata.
Pieter Huistra menyebut pemain asing PSS Sleman masih beradaptasi. PSS juga membuka peluang merekrut pemain lokal dan menyiapkan uji coba.
MA mengoreksi perhitungan kerugian negara kasus korupsi timah. Dari Rp300 triliun, kerugian keuangan negara ditetapkan Rp28,9 triliun.