Nobar Piala Dunia 2026 TNI AD Jangkau 1,13 Juta Penonton
Program Nobar Kebangsaan Piala Dunia 2026 TVRI dan TNI AD menjangkau 1,13 juta penonton di 25.912 titik serta mendorong ekonomi daerah.
Seminar Peluang serta Tantangan Sistem Ekonomi dan Keuangan Syariah di Era Global yang digelar FIAI UII, Kamis (30/5/2024). /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) mendeteksi pengeluaran konsumen muslim di tahun 2022 mencapai angka 2,29 Triliun Dolar Amerika Serikat. Indonesia menjadi pasar terbesar produk halal dengan konsumen muslim, meski demikian belum dimanfaatkan secara maksimal.
"Data tersebut naik sekitar 9,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Trennya naik terus setiap tahun, bahkan beberapa produk halal dari Indonesia banyak yang populer di luar negeri, salah satunya kosmetik," kata Direktur Infrastruktur Ekosisem Syariah KNEKS dalam MoU dan seminar Peluang serta Tantangan Sistem Ekonomi dan Keuangan Syariah di Era Global yang digelar FIAI UII, Kamis (30/5/2024).
BACA JUGA : Jelang Lebaran, Gerai Fesyen Mulai Diserbu Pengunjung
Adapun rincian kenaikan pengeluaran konsumen muslim itu terdiri atas makanan halal naik 9,6%, keuangan syariah naik 17%, perjalanan ramah muslim naik 17%, belanja fesyen muslim naik 8,4%, farmasi dan kosmetik halal naik 7,8% dan 14,3%.
"Indonesia merupakan pasar produk halal terbesar namun potensi sumber daya belum dioptimalkan. Produksi dan layanannya masih bersifat konvensional," katanya.
Tantangan lain, kata dia, kesadaran produsen terhadap produk halal di Indonesia masih rendah sehingga belum menempatkannya di level penting. Selain itu dari sisi aspek permintaan masih rendah karena sosialisasi yang masih minim. Kampus memegang peran penting dalam pengembangan industri halal ke depan.
"Selain itu belum banyak infrastruktur atau kawasan industri yang fokus pada pemenuhan kriteria halal. Oleh karena itu kami berharap perguruan tinggi melalui berbagai perangkatnya turut membantu mendorong pengembangan industri halal di Indonesia," katanya.
BACA JUGA : Belanja Busana Muslim Capai Rp300 Triliun per Tahun
Rektor UII Profesor Fathul Wahid mengatakan hakekat dari industri halal seharusnya tidak hanya menyasar kalangan muslim namun juga nonmuslim, salah satunya hotel berbasis syariah. Menurutnya ketika hukum syariah dijalankan, harus memberikan rasa aman bagi nonmuslim, sebaliknya akan jadi persoalan ketika syariah dijalankan namun tidak memberikan rasa aman bagi nonmuslim.
"Menariknya lagi sekarang negara dengan jumlah populasi muslim yang rendah mereka justru mengembangkan secara pesat industri halal, sampai pada rantai pasok halal, pariwisata halal. Karena ekonomi syariah tidak hanya untuk kalangan muslim tetapi justru menjadi rahmat atau kebaikan bersama," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Program Nobar Kebangsaan Piala Dunia 2026 TVRI dan TNI AD menjangkau 1,13 juta penonton di 25.912 titik serta mendorong ekonomi daerah.
Dispetaru Bantul menyusun SPPR 2026-2030 untuk menyelaraskan program pembangunan lintas OPD dengan RTRW agar pembangunan lebih terarah.
Polisi memeriksa nakhoda dan sembilan ABK KM Nurul Salsa untuk mengungkap penyebab kapal tenggelam. Sebanyak 20 penumpang masih dicari.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 19 Juli 2026 lengkap dari Palur hingga Jogja. Tarif tetap Rp8.000 dengan 12 perjalanan setiap hari.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 19 Juli 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 dengan 15 perjalanan setiap hari.
Ibrahima Konate menegaskan Prancis akan berjuang habis-habisan menghadapi Inggris demi membawa pulang medali perunggu Piala Dunia 2026.