KPK Pastikan Perkara Inkracht, Pemda DIY Bisa Lanjutkan Perbaikan Mandala Krida
Kepastian hukum perkara korupsi Mandala Krida membuka jalan bagi Pemda DIY melanjutkan rehabilitasi. DED stadion disiapkan pada 2027.
Suasana Jalan Malioboro saat long weekeng dipadati oleh wisatawan domestik dan mancanegara, Kamis (29/6/2023). Harian Jogja-Yosef Leon
Harianjogja.com, JOGJA—Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) DIY menyebut larangan study tour mulai berdampak ke kunjungan wisatawan di DIY. Ketua GIPI DIY, Bobby Ardianto mengatakan sejauh ini dampaknya belum signifikan, namun jika masalah ini dibiarkan dan tidak segera dimitigasi akan menjadi kerugian besar industri pariwisata DIY.
Dia menyampaikan kecelakaan bus yang mengangkut pelajar di Subang, Jawa Barat mestinya bisa jadi pembelajaran dan momentum untuk memperbaiki tata niaga dan ekosistem transportasi. Baik transportasi untuk wisata, maupun umum.
"Berdampak pasti meskipun belum signifikan," tuturnya, Senin (3/6/2024).
BACA JUGA: Dishub Gunungkidul Rancang Aturan Penggunaan Kendaraan Untuk Study Tour
Bobby menyebut, tata niaga yang sehat akan membuat industri mampu melaksanakan regulasi yang sudah ditetapkan oleh pemerintah, yakni memposisikan keselamatan menjadi prioritas utama. Masyarakat bisa teredukasi jika regulasi dan penegakan hukum dijalankan.
Lebih lanjut dia mengatakan lingkaran ekosistem transportasi di Indonesia ini yang perlu diperbaiki secara menyeluruh. Tidak bisa dilakukan secara parsial untuk progres yang implementatif. Ia mengajak untuk bersama-sama mewujudkan transportasi wisata yang sehat dan bertanggung jawab.
"Lumayan besar, kurang lebih kisaran 40% [share] wisata berbasis study tour di DIY," jelasnya.
Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DIY menyampaikan reservasi hotel di Juni 2024 baru mencapai 40%-50% dari target 85%. Ia menyebut target 85% sudah diturunkan dari target awal 90% melihat kondisi objektif dampak larangan study tour.
Menurutnya, banyak travel agent atau sekolah yang membatalkan perjalan ke DIY. Musim liburan tahun lalu di bulan Juni okupansinya bisa mencapai 90%.
"Larangan study tour di beberapa daerah itu menghambat," sesalnya.
Deddy mengatakan jika pemerintah pusat seperti Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), hingga Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) tidak meminta daerah mencabut larangan, PHRI DIY pesimis okupansi hotel bisa sama dengan tahun lalu.
BACA JUGA: Bus Rombongan Wisatawan Asal Purwomartani Kalasan Sleman Alami Kecelakaan di Karanganyar
Ia menegaskan, tidak hanya PHRI DIY yang terdampak, namun semua pelaku wisata terkait, termasuk UMKM. Padahal, kata Deddy, pemerintah mengajak masyarakat untuk berwisata di dalam negeri. Melalui study tour siswa bisa menambah wawasan dalam belajar dan juga bergaul.
"Jadi ini yang salah bukan study tour-nya, yang harus disempurnakan armada, driver, Sumber Daya Manusia (SDM), dan lainnya. Harus ada izin dan sertifikat yang dipenuhi," ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kepastian hukum perkara korupsi Mandala Krida membuka jalan bagi Pemda DIY melanjutkan rehabilitasi. DED stadion disiapkan pada 2027.
Neraca perdagangan Indonesia surplus US$3,36 miliar pada September 2026. BI menilai capaian ini memperkuat ketahanan eksternal ekonomi nasional.
Cek jadwal lengkap 15 perjalanan KRL Jogja-Solo Selasa 3 November 2026 dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur. Tarif sekali jalan Rp8.000.
Gunung Karangetang di Sulawesi Utara meletus tiga kali pada Minggu (1/11/2026). Status Level II Waspada, warga diminta menjauhi zona bahaya.
Ombudsman RI mengingatkan instansi pemerintah mencegah maladministrasi sejak dini agar tidak berkembang menjadi praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme.
KPK memeriksa sejumlah saksi dari pihak swasta untuk mendalami dugaan aliran uang kepada oknum di BNPB dalam kasus korupsi dana siap pakai.