Asap Bus Trans Jogja Diprotes Warga, Dishub DIY Akui Armada Sudah Uzur
Dishub DIY menanggapi keluhan asap hitam Trans Jogja. Sebanyak 74 persen armada berusia di atas 7 tahun dan tetap menjalani perawatan rutin.
Acara Rembug Warga Jogja di Alra Corner Rabu petang (12/6/2024). Anisatul Umah-Harian Jogja.
Harianjogja.com, JOGJA—Dewan Kerajinan Daerah (Dekranasda) DIY menyebut produk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Kota Jogja sangat potensial, akan tetapi brandingnya masih perlu ditingkatkan. Wakil Ketua Dekranasda DIY, Indah Rahayu Muniharti mengatakan setiap daerah di Kota Jogja punya keunggulan lokal.
Misalnya jumputan di Umbulharjo, ecoprint di Karangkajen, dan keunggulan di beberapa wilayah lainnya. Menurutnya branding keunggulan masing-masing wilayah ini yang perlu ditingkatkan.
"Belum banyak yang tahu, yang tahu mungkin perajinnya, tapi kurang luas, sehingga perlu branding yang kuat," ucapnya dalam acara Rembug Warga Jogja di Alra Corner Rabu petang (12/6/2024).
Indah menyebut untuk menghasilkan produk yang berkualitas diperlukan kurasi sehingga bisa naik kelas. Tidak hanya berlomba membuat produk, perlu juga diimbangi dengan kemampuan membranding diri.
Lebih lanjut dia mengatakan, para pelaku usaha ini sudah pernah menghadapi berbagai tantangan salah satunya pandemi covid. Kini sudah bangkit dan kembali berkembang.
"Bicara produk, [perlu] ditumbuhkan lagi satu daerah yang punya keunggulan lokal," jelasnya.
BACA JUGA: Dukung Transformasi Digital UMKM, Diskominfo DIY Gelar Pelatihan E-Business
Senada, Wakil Ketua Bidang Keuangan, Perbankan, Keuangan Syariah, dan Pasar Modal Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) DIY, Wawan Harmawan mengatakan branding masih menjadi pekerjaan rumah bagi UMKM. Branding juga perlu diimbangi dengan kualitas dan kemasan yang bagus.
Setelah itu pelaku UMKM juga perlu belajar tentang inovasi pemasaran. Sehingga brand tersebut bisa semakin kuat. Ia berpandangan UMKM tidak bisa disamaratakan sebab perlu disesuaikan dengan kapasitas masing-masing.
"Belajar produk bisa konstan, kualitas bisa standar, kemudian belajar pemasaran," tuturnya.
Menurutnya ada banyak produk unggulan di Kota Jogja, seperti kerajinan, fashion, makanan, dan lain-lain. Wawan mengatakan, melalui konsep 1.000 UMKM Kadin punya peran untuk membuat UMKM unggul di kotanya sendiri.
"Sehingga punya daya saing pemasaran yang cukup luas," lanjutnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dishub DIY menanggapi keluhan asap hitam Trans Jogja. Sebanyak 74 persen armada berusia di atas 7 tahun dan tetap menjalani perawatan rutin.
Membonceng anak naik motor butuh perhatian khusus. DAM berikan 4 tips: pastikan kaki menapak footstep, bisa berpegangan, siap naik-turun, dan pakai helm SNI.
Ramalan zodiak 12 Agustus 2026: Gerhana di Leo bawa energi kuat. 5 zodiak diprediksi kurang beruntung, cek nasib asmara, karier, dan keuangan Anda hari ini!
Dengan cakupan rute yang menjangkau wilayah Sleman hingga kawasan barat Kota Jogja, operasional Bus DAMRI Jogja–YIA diharapkan dapat mendukung mobilitas penumpa
Prakiraan cuaca DIY Rabu 12 Agustus 2026, mayoritas wilayah cerah. Kulonprogo perlu mewaspadai kabut atau asap yang berpotensi mengganggu jarak pandang.
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan sebaliknya pada Agustus 2026 berdasarkan data resmi KAI Access.