8 Jurnalis Hilang di Selat Sunda, SAR Kerahkan Helikopter
Tim SAR mengerahkan helikopter HR-3604 untuk memperluas pencarian delapan jurnalis dan awak kapal yang hilang di Selat Sunda.
Ilustrasi mudik menggunakan pesawat - Freepik
Harianjogja.com, NUSA DUA—Tiket pesawat domestik mahal bahkan memicu banyak wisatawan lokal memilih liburan ke luar negeri. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mengungkapkan penyebabnya yaitu harga avtur dan berkurangnya jumlah armada pesawat udara.
“Harga avtur kita (Indonesia) itu masih belum kompetitif,” kata Direktur Pemasaran Pariwisata Nusantara Kemenparekraf Dwi Marhen Yono di sela pameran pariwisata BBTF ke-10, di Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali, Kamis (13/6/2024).
Ia menjelaskan harga avtur memegang peranan sebesar 39,5% terhadap harga tiket pesawat udara. Sedangkan harga avtur di tanah air, kata dia lagi, masih lebih mahal sebesar Rp4.000 dengan yang berlaku di Singapura, dan sebesar Rp7.000 dengan yang berlaku di Dubai, Uni Emirat Arab (UAE).
“Sehingga Presiden melalui Menko Marves (Luhut Binsar Panjaitan) sudah memerintahkan Pertamina untuk evaluasi biar harga avtur itu kompetitif,” ujarnya lagi.
Dia menambahkan harga avtur di negara lain yang lebih murah, karena mendapat subsidi dari pemerintah misalnya di Dubai. Sedangkan saat ini di tanah air, kata dia, ada prioritas alokasi subsidi energi untuk bahan bakar minyak (BBM) di luar avtur.
Selain harga avtur, salah satu faktor yang menyebabkan harga tiket pesawat udara untuk rute domestik mahal karena armada pesawat yang belum sepenuhnya dikerahkan.
BACA JUGA: 65 Persen Anak Usia Sekolah di Indonesia Tidak Sarapan
Ia menyebutkan, sebelum pandemi Covid-19 ada sekitar 1.200 armada pesawat udara, dan saat ini sekitar 800 armada yang baru dikerahkan pascapandemi Covid-19.
Marhen menuturkan kondisi itu disebabkan operator pesawat udara belum pulih 100 persen untuk mobilisasi armada pesawat udaranya setelah terdampak pandemi.
Sebagai gambaran harga tiket pesawat yang diakses melalui aplikasi perjalanan daring untuk penerbangan langsung rute Jakarta-Kuala Lumpur sekali jalan pada Kamis (20/6/2024) dengan waktu keberangkatan rentang pukul 08.00-09.00 WIB menggunakan maskapai berbiaya murah sebesar Rp831.672 per orang.
Sedangkan harga rute Jakarta menuju Bali pada tanggal, waktu dan maskapai yang sama harganya justru lebih mahal yakni mencapai Rp1.553.447 per orang sekali jalan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Tim SAR mengerahkan helikopter HR-3604 untuk memperluas pencarian delapan jurnalis dan awak kapal yang hilang di Selat Sunda.
Sekitar 5.000 pelari meramaikan SiBakul Jogja Sport & Fest 2026 dengan kategori 5K, 10K, dan half marathon 21K.
Sinkhole muncul di dekat rumah Nicolas Cage di Malibu, California. Sebanyak 31 properti dievakuasi karena lubang terus membesar.
Kemenbud menargetkan pembangunan Museum Syekh Yusuf Al-Makassari di Cape Town, Afrika Selatan, dimulai 2027 dengan anggaran Rp62 miliar.
Daftar 5 merek pakan premium kucing, dari Royal Canin, Purina Pro Plan, Hill's Science Diet, Orijen hingga Evocat.
Es tape Rubingin di Buk Begal Panjatan, Kulonprogo, telah berjualan sejak 1975 dan kini mampu menjual sekitar 400 gelas sehari.