DJP Catat Piutang Pajak Tak Tertagih Rp47,4 Triliun pada 2025
DJP mencatat piutang pajak tak tertagih Rp47,4 triliun pada 2025. Sebanyak Rp35 triliun berstatus macet dan mayoritas berusia di atas lima tahun.
Luhut Binsar - Antara
Harianjogja.com, JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan berharap kepada National Development and Reform Commission (NDRC) China untuk mendukung proyek pengembangan baterai di kawasan industri Buli, Maluku Utara (Malut).
Proyek pengembangan baterai kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) itu merupakan kerja sama antara PT Ningbo Contemporary Brunp Lygend Co, Ltd. (CBL) dengan Indonesia Battery Corporation (IBC).
Luhut menyampaikan harapannya itu saat bertemu dengan Chairman NDRC Zheng Shanjie di Beijing, China, Rabu (12/6/2024).
"Saya harap NDRC dapat mendukung kerja sama antara CBL (joint venture CATL, Brunp, dan Lygend) dan IBC (Indonesia Battery Corporation) untuk produksi proyek battery materials dan proyek battery recycling di kawasan industri Buli, Maluku Utara,” ujar Luhut dikutip dari siaran pers, Sabtu (15/6/2024).
Untuk diketahui, CBL, atau Ningbo Contemporary Brunp Lygend Co., Ltd., didirikan pada Oktober 2020. Perusahaan itu merupakan kolaborasi antara Ningbo Brunp Contemporary Amperex Co., Ltd., Ningbo Lygend New Energy Co., Ltd., dan Ningbo Meishan Free Trade Port Ruiting Investment Co., Ltd. Proyek ini berfokus pada pengembangan industri baterai kendaraan listrik dengan investasi sebesar US$5,9 miliar.
BACA JUGA: Bulan Depan, Pabrik Baterai Listrik Mulai Produksi di Indonesia
Berdasarkan perhitungan Bisnis, nilai investasi proyek CBL itu setara dengan Rp96,6 triliun berdasarkan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kurs jisdor BI 14 Juni 2024.
Investasi tersebut mencakup pengembangan teknologi baterai, integrasi sumber daya dari tambang nikel hingga produksi dan daur ulang baterai.
Adapun pemegang saham utama CBL adalah Contemporary Amperex Technology Co. (CATL). Perusahaan asal China itu memiliki produksi teknologi baterai dengan kapasitas produksi 170,39 GWh pada akhir 2021.
Sementara itu, proyek CBL di kawasan industri Buli mencakup luas 2.000 hektar dan akan menjadi pusat produksi serta layanan sumber daya baterai kendaraan listrik. Proyek itu mencakup bijih nikel laterit, produk turunan nikel, bahan baku baterai energi baru, serta daur ulang baterai.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
DJP mencatat piutang pajak tak tertagih Rp47,4 triliun pada 2025. Sebanyak Rp35 triliun berstatus macet dan mayoritas berusia di atas lima tahun.
PSEL DIY ditargetkan mengolah 1.000 ton sampah per hari dan menghasilkan listrik 18-20 MW untuk sekitar 15.000 rumah.
KY memastikan seleksi hakim agung dan hakim ad hoc MA 2026 transparan. Publik bisa memantau proses dan memberi informasi rekam jejak calon.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 12 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan. Kereta pertama berangkat 05.05 WIB, tarif tetap Rp8.000.
PSEL Piyungan ditargetkan groundbreaking Desember 2026. Proyek senilai Rp2,5 triliun-Rp3 triliun ini mulai dibangun Januari 2027.
Polisi menyiagakan puluhan personel setelah massa membakar sejumlah kantor pemerintah di Ilaga, Puncak, Papua Tengah.